28.7 C
Jakarta
Sunday, May 17, 2026
Home Blog

Fokopimcam Ngaliyan Gercep tangani Pasca Banjir di kecamatan Ngaliyan semarang

0

Semarang, Update 87.com || Pasca banjir jum’at 15/05/2026 Fokopimcam Gerak cepat tangani Banjir, petugas gabungan dan di dukung dengan berbagai elemen masyarakat dan tokoh tokoh masyarakat saling bahu membahu membersihkan , sampah sampah bekas banjir jum’at 15/05/2026 dengan hujan yang sangat deras.

Camat ngaliyan, Moeljanto menyampaikan ke awak media “jum’at sore itu hujan deras disertai angin sangat kencang disertai petir yang menyambar nyambar, dibeberapa wilayah kecamatan ngaliyan, terutama Purwoyoso diterjang banjir,” Ungkap Camat ngaliyan

Dalam musibah banjir ini banyak menimbulkan kerugian materiil dan korban jiwa saya, sekcam dan para lurah lurah bersama Dinas terkait bergerak cepat turun langsung membantu warga yang mengalami musibah serta segera menyalurkan makanan bagi masyarakat terdampak, dan saya berdoa semoga warga ngaliyan yang mengalami musibah di berikan kekuatan dan kondisi segera dapat pulih kembali ” Lanjut Moeljanto

Kami kerahkan berbagai unsur untuk saling bahu membahu dan gerak cepat melibatkan unsur K3 kecamatan ngaliyan dan kelurahan, Disperkim, DPU, DLH, hingga seluruh komponen masyarakat, untuk Fokus utama adalah membuka akses jalan yang tertutup Paving dan aspal yang terkelupas karena akibat arus deras banjir, sehingga wilayah wilayah tersebut tidak terisolasi dan warga bisa kembali beraktivitas dengan baik ,” Pungkas nya

Dalam penanganan pasca banjir tersebut menggunakan alat berat eskavator dari Disperkim untuk membersihkan jalan di wilayah Purwoyoso, dan teman teman besama masyarakat bekerja sampai larut malam.

Selain itu warga dan camat ngaliyan melakukan evakuasi mobil yang tertimpa baliho di depan puskesmas ngaliyan

Bergeser ke lapangan sepak bola kecamatan ngaliyan di tamanwayang berhasil menyingkirkan longsoran material sehingga tidak mengganggu aktivitas warga yang mau lewat

Selain penanganan fisik, kecamatan ngaliyan juga membuka dapur umum, untuk membantu logistik warga yang terdampak banjir selama masa pemulihan, dapur umum tersebut di pusatkan di kelurahan Purwoyoso, dengan melibatkan srikandi tangguh Purwa kencana, Karang Taruna Purwa kusuma, serta FPRB kecamatan ngaliyan, dengan suka cita membantu masyarakat yang terdampak banjir jum’at 15/05/2026

Dapur umum yang dipusatkan di kelurahan Purwoyoso sehari nya menyiapkan sekitar 2.700 nasi bungkus/ kotak yang di bagikan, pagi, siang dan malam hari, dengan harapan warga masyarakat terpenuhi kebutuhan makannya, diperkirakan Dapur umum ini akan diadakan selama 3 hari, mulai hari sabtu, minggu dan senin

Camat ngaliyan Bapak Moeljanto berpesan kepada seluruh masyarakat di kecamatan ngaliyan untuk tetap waspada dengan adanya cuaca yang extrem yang dapat datang sewaktu waktu.

Selain berbagai macam kegiatan pemulihan kondisi di wilayah yang terdampak puskesmas Purwoyoso juga mengadakan Cek kesehatan dan pengobatan Gratis yang terpusat di Masjid Alhuda Rt.01 RW. 04 kelurahan Purwoyoso kecamatan ngaliyan semarang.

Jembatan yang menghubungkan jl.Prof. Hamka dengan Pasadena juga sudah di evakuasi dengan Dinas terkait dan kami menempatkan Linmas untuk pengamanan, dengan bergiliran jaganya, jembatan tersebut ambrol di karenakan dasar jembatan teargerus air dan rapuh, serta diduga seringnya di lewati truk bermuatan berat, semoga jembatan tersebut cepat selesai dan dapat berfungsi kembali.
(Adi – Nur & Tim update 87 jateng)

Sungai Silandak Meluap, Polsek Semarang Barat Rinci Dampak Banjir di Tiga Kelurahan

0

Semarang, Update 87.com || Luapan Sungai Silandak kembali menyebabkan bencana banjir yang merendam sejumlah wilayah di Kecamatan Semarang Barat pada Jumat (15/5/2026). Berdasarkan laporan pemantauan yang dilakukan Polsek Semarang Barat mulai pukul 18.10 hingga 20.15 WIB, banjir berdampak langsung pada wilayah Kelurahan Kembangarum, Kalibanteng Kulon, dan Krapyak, dengan rincian kerusakan serta dampak yang bervariasi di setiap lokasi.

Di Kelurahan Kembangarum, dampak paling parah tercatat terjadi di RT 03 dan RT 02 RW 03 serta RW 04. Tembok penahan tanggul sungai mengalami kerusakan, masing-masing sepanjang sekitar 20 meter dan 10 meter dengan ketinggian mencapai 5 meter. Salah satu dampak terberat dialami oleh Bapak Agus Suprapto, warga Jalan Sriwibowo Dalam 2 RT 02 RW 04, di mana bagian dapur dan dua kamar tidur di rumahnya hanyut terbawa arus. Selain itu, lima rumah di kawasan cekungan tergenang air setinggi sekitar 1 meter, sementara Balai RW 04 terendam air setinggi 40 sentimeter. Genangan air masih terpantau ada di sebagian wilayah RW 03 dan RW 04, dan diperkirakan baru akan surut sepenuhnya jika debit air sungai menurun, begitu pula di Komplek Asrama Penerbad RW 02 yang masih menunggu pintu air Muradi dibuka.

Sementara itu, di Kelurahan Kalibanteng Kulon, sebanyak 25 rumah warga di Jalan Jembawa RT 06 RW 01 terdampak banjir, namun saat ini air dikabarkan sudah surut. Kerusakan juga terjadi pada tanggul yang sebelumnya sedang dalam tahap pengerjaan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), dengan kerusakan mencapai panjang sekitar 50 meter dan ketinggian 7 meter. Di Kelurahan Krapyak, genangan air tercatat di wilayah RT 01, RT 02 RW 03, dan RW 09, namun kondisinya juga sudah membaik dan air telah surut.

Berdasarkan data yang dihimpun, tidak ditemukan korban jiwa akibat peristiwa ini. Kerugian materiil tercatat dominan di wilayah Kembangarum dan Kalibanteng Kulon, berupa kerusakan bangunan tempat tinggal serta kerusakan struktur tanggul pengaman sungai, sedangkan di wilayah Krapyak belum tercatat adanya kerusakan berarti.

Menanggapi kejadian tersebut, Kapolsek Semarang Barat, AKP Darwin Tamba, S.T.K., S.I.K., menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan unsur Muspika dan masyarakat setempat untuk melakukan langkah penanganan darurat.

“Hingga saat ini kami terus memantau perkembangan kondisi di lapangan, khususnya di wilayah yang masih tergenang air. Bersama pemerintah kelurahan, kecamatan, Babinsa, dan masyarakat, kami telah membantu memindahkan warga ke tempat yang lebih aman. Di Balai RW 04 Kembangarum saat ini telah menampung 76 jiwa pengungsi, yang terdiri dari warga umum, 4 lansia, dan 11 balita. Demikian juga di Balai RW 01 Kalibanteng Kulon, warga mengungsi baik di balai warga maupun di rumah kerabat yang lokasinya lebih tinggi,” ungkap AKP Darwin Tamba.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi, dapur darurat telah didirikan di dua titik utama penampungan. Di Kelurahan Kembangarum, dapur darurat dikelola oleh ibu-ibu PKK setempat, sedangkan di Kalibanteng Kulon dapur darurat dibangun atas kerja sama kecamatan, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa.

“Kami memastikan keamanan dan ketertiban di lokasi pengungsian tetap terjaga. Prioritas kami saat ini adalah keselamatan warga dan memastikan kebutuhan pokok terpenuhi dengan baik. Kami juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan kerusakan tanggul agar risiko banjir susulan dapat diminimalisir. Laporan perkembangan situasi akan terus kami sampaikan secara berkala kepada pimpinan,” tegas AKP Darwin Tamba.
( Editor, Nur – Adi & Tim update 87 jateng)

Jalan Jembawan Ambles Sedalam 1,5 Meter, Polsek Semarang Barat Kawal Penanganan Lokasi

0

Semarang, Update 87.com || Hari jumat 15/05/2026 semarang di guyur hujan sangat deras, Kondisi jalan di Jalan Jembawan, RT 06 RW 01, Kelurahan Kalibanteng Kulon, Kecamatan Semarang Barat, dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat tanah yang ambles. Menanggapi situasi tersebut, Bhabinkamtibmas setempat segera turun ke lokasi untuk melakukan pendampingan, pengamanan, dan membantu warga pada Sabtu (16/5/2026).

Berdasarkan data di lapangan, kerusakan terjadi pada ruas jalan sepanjang 50 meter dengan lebar 3 meter, di mana tanah turun hingga kedalaman 1,5 meter. Lokasi ini memang sedang dalam tahap perbaikan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang sejak tanggal 7 Mei 2026. Kerusakan ini diduga berkaitan erat dengan kegiatan pembongkaran talud sungai yang dilakukan oleh BBWS Pemali Juana sejak tanggal 5 Mei 2026.

Dalam upaya penanganan, Disperkim tengah melakukan perbaikan badan jalan sepanjang 70 meter, sementara BBWS fokus pada perbaikan struktur talud sungai sepanjang 50 meter. Sementara itu, warga telah berinisiatif melakukan pengamanan sementara dengan memasang rambu larangan melintas dan membuat talud darurat dari sak pasir guna mencegah kerusakan semakin meluas. Selain perbaikan infrastruktur, bantuan sosial berupa sembako juga telah didistribusikan oleh Dinas Sosial kepada warga yang terdampak.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Kalibanteng Kulon, Aipda Aris Sutriyanto, hadir memantau situasi dan memastikan kegiatan berjalan lancar. Hingga saat ini, situasi di lokasi terpantau aman, terkendali, dan tidak terdapat gangguan keamanan yang berarti.

KAPOLSEK Semarang Barat, AKP Darwin Tamba, S.T.K., S.I.K. menegaskan bahwa kehadiran personel di lokasi bencana atau kerusakan infrastruktur sangat penting demi keselamatan masyarakat dan kelancaran penanganan.

“Kami terus memantau perkembangan perbaikan di lokasi jalan ambles ini. Kehadiran kami bertujuan untuk membantu pengamanan, memastikan arus lalu lintas aman, serta mendukung koordinasi antar instansi teknis agar perbaikan dapat segera tuntas. Kami juga mengapresiasi gotong royong warga dan bantuan yang telah diberikan, sehingga penanganan dampak kerusakan ini dapat berjalan.
( Editor, Adi – Nur & Tim update 87 jateng)

Diduga Jual Produk Kedaluwarsa, Konsumen Keluhkan Snack Expired dari Minimarket di Kalianda

0

Lampung Selatan ,UPDATE87.COM— Seorang warga mengaku mengalami kejadian tidak menyenangkan setelah membeli snack makanan ringan di Indomaret Kalianda 5 Jati Indah. Produk yang dibeli diduga telah melewati masa kedaluwarsa sekitar dua bulan dan dikonsumsi oleh istri pembeli sesampainya di rumah.

Menurut keterangan pembeli, snack tersebut sempat dimakan tanpa menyadari tanggal kedaluwarsanya telah habis. Tidak lama setelah dikonsumsi, istri pembeli mengalami rasa mual dan sesak di bagian dada. Kondisi semakin mengkhawatirkan karena saat itu korban sedang menyusui anaknya yang masih balita.

Diduga akibat reaksi dari makanan yang telah kedaluwarsa, balita tersebut kemudian mengalami muntah-muntah setelah menyusu. Keluarga menduga kandungan dalam makanan expired tersebut telah bereaksi di tubuh ibu dan berdampak kepada anak yang masih menyusu.

Peristiwa ini membuat pembeli merasa kecewa dan berharap pihak minimarket lebih teliti dalam melakukan pengawasan terhadap produk yang dijual kepada konsumen, khususnya makanan dan minuman yang memiliki batas masa konsumsi.

*Dasar Hukum*

Kasus dugaan penjualan makanan kedaluwarsa ini dapat mengacu pada beberapa aturan hukum di Indonesia, di antaranya:
1. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen
Pasal 8 ayat (1) huruf g menyebutkan bahwa pelaku usaha dilarang memperdagangkan barang yang tidak mencantumkan tanggal kedaluwarsa atau jangka waktu penggunaan yang paling baik atas barang tertentu.
Selain itu, Pasal 8 ayat (1) huruf a melarang pelaku usaha memperdagangkan barang yang tidak memenuhi atau tidak sesuai dengan standar yang dipersyaratkan.
2. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan
Dalam aturan tersebut ditegaskan bahwa pangan yang diedarkan harus aman dikonsumsi dan tidak membahayakan kesehatan manusia.
3. Pasal 62 Undang-Undang Perlindungan Konsumen
Pelaku usaha yang melanggar ketentuan Pasal 8 dapat dikenakan pidana penjara paling lama 5 tahun atau denda paling banyak Rp2 miliar.
4. Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)
Setiap pelaku usaha wajib memastikan produk pangan olahan yang dijual masih layak edar dan belum melewati masa kedaluwarsa.

Keluarga konsumen berharap adanya tanggung jawab dari pihak terkait serta peningkatan pengawasan agar kejadian serupa tidak kembali terulang dan membahayakan masyarakat.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak minimarket terkait dugaan penjualan produk kedaluwarsa tersebut.

YUSRON

Curanmor di Loram Kulon Terungkap, Pelaku Diciduk Tanpa Perlawanan

0

Kudus II update 87 – Polsek Jati, Polres Kudus berhasil menangkap pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) yang beraksi di wilayah Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati. Pelaku berinisial WAP (26), warga Kecamatan Kota, Kudus, diamankan berikut barang bukti hasil kejahatannya.

Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo melalui Kapolsek Jati AKP Hadi Noor Cahyo mengatakan, peristiwa pencurian terjadi pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 09.30 WIB di depan sebuah toko bordir. Saat itu korban memarkir sepeda motor Honda Beat miliknya di pinggir jalan dengan kondisi kunci masih menempel.

“Korban masuk ke dalam toko untuk mengambil pesanan bordir. Tidak lama kemudian saat kembali, sepeda motor sudah hilang,” ujar AKP Hadi dalam keterangannya, Jumat (15/5/2026).

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp10 juta dan melapor ke Polsek Jati pada hari yang sama.

Menindaklanjuti laporan itu, polisi langsung melakukan olah TKP dan penyelidikan, termasuk menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku hingga akhirnya mengamankan pelaku saat berada di sekitar rumahnya pada tanggal 11 Mei 2026.

“Pelaku kami amankan tanpa perlawanan, selanjutnya dibawa ke Polsek Jati untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

Dari lokasi, polisi juga berhasil menemukan barang bukti sepeda motor milik korban. Namun, saat ditemukan, kondisi motor sudah tidak utuh seperti semula.

“Plat nomor dan spion sudah dilepas oleh pelaku, kemudian kendaraan kami amankan beserta kunci kontaknya,” tambahnya.

Saat ini pelaku telah diamankan dan masih menjalani proses penyidikan di Polsek Jati. Polisi juga terus melengkapi berkas perkara serta memeriksa sejumlah saksi.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 476 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

AKP Hadi mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap aksi kejahatan, khususnya pencurian kendaraan bermotor. Warga diminta tidak meninggalkan kunci di kendaraan, menggunakan pengaman tambahan, serta memarkir kendaraan di tempat yang aman dan mudah diawasi.

Selain itu, masyarakat juga diminta segera melaporkan ke pihak kepolisian jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

“Peran aktif masyarakat sangat membantu kami dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.

Nazar Kudus

DPD LBH ARB Kalbar Peduli Dan Dukung Transparansi Publik

0

Pontianak, KALBAR – Menanggapi narasi yang berkembang di masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan dana hingga modus pencucian uang yang disinyalir bersumber dari aktivitas tambang ilegal dalam penyelenggaraan ajang olahraga nasional Proliga di Kalimantan Barat, Ketua Dewan Pengurus Daerta Lembaga Bantuan Hukum Aspirasi Rakyat Bersatu (DPD LBH ARB) Kalbar, Asido Jamot Tua Simbolon, S.H., memberikan pandangannya.

Asido menegaskan bahwa setiap kegiatan berskala nasional, termasuk event olahraga, harus berjalan di atas landasan hukum yang kuat dan tata kelola keuangan yang transparan. Menurutnya, isu yang diangkat oleh Lembaga Investigasi Badan Advokasi Penyelamat Aset Negara (LI BAPAN) Kalbar mengenai adanya “anggaran misterius” merupakan hal serius yang perlu dikonfirmasi kebenarannya.

“Kami memandang permintaan audit yang disampaikan oleh Ketua LI BAPAN Kalbar, Stevanus Febya Babaro, kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), adalah langkah yang tepat dan berbasis pada aturan hukum yang berlaku,” ujar Asido Jamot Tua Simbolon, S.H., Rabu (14/05).

Lebih lanjut, dalam kapasitasnya sebagai praktisi hukum, Asido menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi pengelolaan keuangan negara maupun dana sponsor. Ia menjelaskan bahwa terdapat sejumlah aturan hukum yang wajib dipatuhi oleh seluruh pihak penyelenggara untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang digunakan dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka kepada publik.

“Kami mengingatkan, bahwa hukum tidak melihat siapa pelakunya, melainkan apa perbuatannya. Jika benar terdapat indikasi penyalahgunaan dana atau upaya pencucian uang yang disembunyikan di balik event olahraga, maka hal tersebut merupakan tindakan yang melanggar undang-undang dan harus diselidiki secara objektif,” tegasnya.

Oleh karena itu, LBH ARB Kalbar mendukung penuh upaya transparansi dan akuntabilitas. Pihaknya berharap rencana audit menyeluruh terhadap penyelenggaraan Proliga 2026 dapat segera dilaksanakan untuk menjawab keraguan publik serta memastikan event olahraga di Bumi Khatulistiwa benar-benar murni untuk memajukan prestasi olahraga, bukan menjadi sarana aktivitas ilegal.

“Kami berharap audit ini dapat memberikan kepastian hukum. Jika terbukti bersih, maka nama baik daerah dan penyelenggara akan terjaga. Namun jika ditemukan pelanggaran, maka proses hukum harus berjalan sesuai koridor yang berlaku,” pungkas Asido.

Dani 87

Kegiatan Sterilisasi Gereja oleh Personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sumsel dalam Rangka Ibadah Hari Kenaikan Isa Almasih di Wilayah Kab. OKU Timur dan Kab. Ogan Ilir

0

OKU Timur, Kamis (14/05/2026) — Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat umat Kristiani yang melaksanakan ibadah Hari Kenaikan Isa Almasih (Yesus Kristus), Personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sumsel melaksanakan kegiatan sterilisasi gereja di wilayah Kabupaten OKU Timur dan Kabupaten Ogan Ilir.

Kegiatan sterilisasi dilakukan sebagai langkah antisipasi guna memastikan situasi keamanan tetap kondusif selama rangkaian ibadah berlangsung. Personel melakukan pemeriksaan menyeluruh pada area dalam dan sekitar gereja menggunakan peralatan pendukung sterilisasi guna mendeteksi adanya benda-benda mencurigakan yang dapat mengganggu jalannya ibadah.

Di wilayah Kabupaten OKU Timur, kegiatan sterilisasi dilaksanakan oleh 1 Unit Tim Sterilisasi Personel Batalyon C Pelopor yang dipimpin langsung oleh Danton 1 Kompi 1 Batalyon C Pelopor, Ipda Nurhadi, S.H. Tim melaksanakan pemeriksaan secara detail di sejumlah gereja yang menjadi lokasi pelaksanaan ibadah Hari Kenaikan Isa Almasih.

Sementara itu, di wilayah Kabupaten Ogan Ilir, kegiatan pengamanan dan sterilisasi diperkuat oleh 1 Unit Tim Sterilisasi Personel Batalyon C Pelopor yang dipimpin oleh Danton 3 Kompi 2 Batalyon C Pelopor, Aipda Rohmansyah. Kegiatan dilakukan dengan penuh kesiapsiagaan guna memastikan umat dapat melaksanakan ibadah dengan aman dan khidmat.

Pelaksanaan kegiatan sterilisasi ini merupakan bentuk komitmen Satbrimob Polda Sumsel dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya dalam pelaksanaan kegiatan keagamaan. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.

(Yuli)

Dukungan Spektakuler dari Warga Kalbar, Tim Jakarta Bhayangkara Presisi Menang Telak 3-1 atas Tim Zhaiyk VC di Laga Pembuka

0

Pontianak, KALBAR – Antusiasme dan kecintaan masyarakat Kalimantan Barat terhadap pertandingan voli internasional kembali dubuktikan, Ribuan suporter memadati GOR Terpadu A. Yani, Pontianak, hingga kapasitas stadion tidak mampu menampung seluruh penonton yang ingin menyaksikan laga Pembuka Tim Jakarta Bhayangkara Presisi melawan Tim Zhaiyk VC. Dari Negara Kazaktan. Kamis(14/5).

Jakarta Bhayangkara Presisi membuka pertandingan dengan performa impresif. Pada set pertama, tim asal Indonesia tersebut langsung menguasai jalannya permainan dan berhasil unggul dengan skor 25-19 berkat kombinasi serangan cepat dan pertahanan yang solid.

Memasuki set kedua, Zhaiyk VC memberikan perlawanan sengit. Pertandingan berlangsung ketat dengan kejar-kejaran poin yang intens. Tim tamu akhirnya mampu membalikkan keadaan dan merebut set kedua dengan skor tipis 27-25.

Namun, momentum tersebut tidak bertahan lama. Pada set ketiga, Jakarta Bhayangkara Presisi kembali menemukan ritme permainan. Variasi serangan yang efektif serta koordinasi tim yang semakin rapi membuat mereka kembali unggul dengan skor 25-19.

Dominasi Bhayangkara berlanjut di set keempat. Meski Zhaiyk VC sempat memberikan tekanan di beberapa momen krusial, Jakarta Bhayangkara Presisi tetap mampu menjaga keunggulan dan menutup pertandingan dengan skor 25-21. Kemenangan ini memastikan hasil akhir 3-1 bagi Bhayangkara.

Ketua seksi pertandingan, Kombes Pol Agung Setyo Wahyudi, menyampaikan apresiasi atas luar biasanya dukungan masyarakat Kalimantan Barat. Ia menilai atmosfer penuh semangat dari para suporter menjadi faktor penting yang meningkatkan motivasi para pemain.

“Terima kasih kepada pecinta voli di Kalimantan Barat. Dukungan ini membuat tim Jakarta Bhayangkara Presisi semakin semangat dan bergairah untuk menyelesaikan pertandingan dengan hasil maksimal,” ujarnya.

Menurutnya, energi positif dari penonton turut membantu tim tampil lebih percaya diri hingga akhirnya mampu mengamankan kemenangan meyakinkan pada laga perdana tersebut.

Kemenangan 3-1 atas Zhaiyk VC menjadi awal yang positif bagi Jakarta Bhayangkara Presisi dalam kompetisi ini. Selain menunjukkan kualitas permainan yang solid, pertandingan ini juga menegaskan bahwa Kalimantan Barat memiliki basis penggemar voli yang sangat besar dan antusias.

“Dengan dukungan penuh dari suporter tuan rumah, Jakarta Bhayangkara Presisi diharapkan mampu mempertahankan performa terbaiknya dan melangkah lebih jauh pada pertandingan-pertandingan berikutnya.” Tutup Agung

Dani 87

Potret Humanis Satgas TMMD di Tengah Kebersamaan Warga Desa Godo

0

Potret Humanis Satgas TMMD di Tengah Kebersamaan Warga Desa Godo

Di bawah rindangnya pepohonan di Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, suasana kebersamaan begitu terasa dalam acara selamatan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati, Kamis (14/05/2026). Warga desa tampak membaur hangat bersama anggota Satgas TMMD yang selama ini hadir membantu pembangunan di wilayah mereka.

Tidak ada sekat antara masyarakat dan prajurit. Di halaman rumah warga yang dijadikan tempat berkumpul, anggota TNI duduk berdampingan dengan para tokoh masyarakat, orang tua, hingga pemuda desa. Sebagian berbincang santai, lainnya menikmati hidangan sederhana yang disiapkan warga sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan.

Selamatan itu menjadi lebih dari sekadar tradisi. Di tengah kesibukan pembangunan infrastruktur dan kegiatan sosial TMMD, momen tersebut menjadi ruang untuk mempererat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat. Kehangatan tampak dari senyum para prajurit yang bercengkerama akrab dengan warga, seolah menegaskan bahwa pengabdian bukan hanya tentang membangun jalan atau fasilitas desa, tetapi juga membangun kedekatan dan rasa kekeluargaan.

Warga Desa Godo pun menyambut kehadiran Satgas TMMD dengan antusias. Selama program berlangsung, masyarakat merasakan langsung manfaat pembangunan sekaligus perhatian yang diberikan para prajurit kepada kehidupan sosial warga sehari-hari.

Di bawah suasana desa yang teduh dan sederhana, selamatan TMMD itu menjadi gambaran nyata semangat gotong royong yang masih terjaga. TNI dan rakyat duduk bersama, menikmati kebersamaan dalam nuansa penuh syukur, memperlihatkan bahwa kekuatan pembangunan desa lahir dari persatuan dan kepedulian bersama.

(Yuli)

Sedekah Bumi Desa Godo, Doa dan Kebersamaan Warnai TMMD Reguler 128

0

Pati – Suasana penuh kekhidmatan menyelimuti Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Kamis (14/05/2026). Masyarakat bersama anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati menggelar rangkaian sedekah bumi dan doa bersama sebagai wujud rasa syukur atas nikmat, keselamatan, serta keberkahan yang dirasakan warga desa.

Kegiatan yang berlangsung sederhana namun sarat makna itu dipusatkan di lingkungan desa dengan dihadiri tokoh masyarakat, perangkat desa, para sesepuh, serta personel Satgas TMMD. Warga tampak duduk berjajar bersama prajurit TNI tanpa sekat, menikmati suasana kebersamaan yang hangat dan penuh kekeluargaan.

Doa bersama dipimpin oleh Modin Desa Godo, Aris Choirul Ashady. Dengan lantunan doa yang khusyuk, seluruh warga dan anggota Satgas menundukkan kepala memohon keselamatan, kelancaran pembangunan TMMD, serta kesejahteraan bagi masyarakat Desa Godo. Tradisi sedekah bumi tersebut menjadi pengingat kuatnya nilai gotong royong dan rasa syukur yang terus dijaga masyarakat pedesaan.

Di sela kegiatan, Danton SSK TMMD Reguler 128, Letda Inf Ali Sadikin menyampaikan bahwa kebersamaan antara TNI dan rakyat tidak hanya terjalin saat bekerja membangun infrastruktur, namun juga melalui kegiatan sosial dan budaya yang hidup di tengah masyarakat. Menurutnya, momen seperti ini menjadi sarana mempererat hubungan emosional antara anggota Satgas dan warga desa.

“Melalui doa bersama dan sedekah bumi ini, kami merasakan kedekatan dengan masyarakat. Semoga seluruh rangkaian TMMD berjalan lancar dan membawa manfaat besar bagi warga Desa Godo,” ujar Letda Ali Sadikin.

Kehangatan terlihat saat warga dengan ramah mempersilakan anggota Satgas menikmati hidangan tradisional yang telah disiapkan bersama. Canda ringan dan obrolan akrab pun mengalir di antara mereka, menciptakan suasana yang semakin memperlihatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Bagi masyarakat Desa Godo, sedekah bumi bukan sekadar tradisi tahunan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi simbol persatuan, rasa syukur, dan harapan agar desa mereka semakin maju seiring hadirnya program TMMD Reguler ke-128 Kodim Pati.

(Yuli)

sekabet girişSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel GirişPinbahisSekabetSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel Giriş