28.5 C
Jakarta
Saturday, June 27, 2026
Home Blog

Pewarta Polrestabes Medan Salurkan Bantuan Beras Melalui Program Jumat Barokah

0

Pewarta Polrestabes Medan Salurkan Bantuan Beras Melalui Program Jumat Barokah

 

Medan – Persatuan Wartawan (Pewarta) Polrestabes Medan kembali melaksanakan kegiatan sosial melalui program Jumat Barokah dengan menyalurkan bantuan beras kepada anggota dan warga yang membutuhkan, Jumat (26/6/2026).

 

Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat Pewarta Polrestabes Medan, Jalan Bromo, Lorong Karya, Kecamatan Medan Area tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pewarta Polrestabes Medan, Chairum Lubis, SH.

 

Dalam kegiatan itu, sejumlah paket beras dibagikan kepada penerima manfaat sebagai bentuk kepedulian sosial organisasi terhadap masyarakat sekitar. Program Jumat Barokah merupakan agenda rutin yang dilaksanakan sebagai upaya mempererat hubungan antara insan pers dan masyarakat.

 

Chairum Lubis mengatakan bahwa kegiatan berbagi tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.

 

“Program ini menjadi salah satu bentuk kepedulian kami kepada sesama. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi para penerima,” ujarnya.

 

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para donatur dan anggota Pewarta Polrestabes Medan yang selama ini mendukung terlaksananya berbagai kegiatan sosial yang digelar organisasi tersebut.

 

Menurutnya, semangat berbagi perlu terus dipupuk agar dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Karena itu, pihaknya mengajak seluruh anggota untuk terus berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan dan sosial kemasyarakatan.

 

Sementara itu, sejumlah warga penerima bantuan mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan melalui program Jumat Barokah. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

 

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh keakraban, mencerminkan semangat gotong royong serta kepedulian sosial yang terus dijaga oleh Pewarta Polrestabes Medan di tengah masyarakat. (endan)

KORPS MARINIR TNI AL JELASKAN POLA PENDIDIKAN SPPI, TEKANKAN PEMBENTUKAN KARAKTER DAN KEDISIPLINAN

0

*KORPS MARINIR TNI AL JELASKAN POLA PENDIDIKAN SPPI, TEKANKAN PEMBENTUKAN KARAKTER DAN KEDISIPLINAN*

 

*Dispen Kormar TNI Angkatan Laut (Jakarta)*. Menanggapi informasi terkait pelaksanaan pendidikan bagi peserta Sekolah Pembentukan Perwira Intelektual (SPPI), Korps Marinir TNI Angkatan Laut memberikan penjelasan mengenai pola kegiatan dan metode pembinaan yang diterapkan selama pelaksanaan pendidikan.

 

Dalam pelaksanaannya, kegiatan pendidikan SPPI dilaksanakan secara terintegrasi melalui pembelajaran di kelas, pembinaan fisik, pembentukan karakter, serta kegiatan lapangan. Jadwal kegiatan disusun secara terukur mulai pagi hingga malam hari dengan tetap memperhatikan waktu istirahat, ibadah, makan, serta pemulihan kondisi fisik peserta.

 

Selain pembinaan karakter dan kedisiplinan, pendidikan SPPI juga mencakup pembekalan materi sesuai dengan bidang tugas yang akan diemban peserta. Dalam pelaksanaannya, terdapat dua fokus pembelajaran, yaitu materi untuk mendukung pengelolaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta materi untuk mendukung pengelolaan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Materi terkait KDKMP diberikan oleh Kementerian Koperasi, sedangkan materi terkait KNMP disampaikan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

 

Berdasarkan pelaksanaan kegiatan di Brigif 1 Marinir pada 22 Juni 2026, rangkaian kegiatan peserta dimulai pukul 04.30 WIB dengan persiapan pagi dan ibadah, dilanjutkan olahraga pagi, pembelajaran, serta kegiatan pembinaan lainnya hingga waktu istirahat malam. Sebagian besar kegiatan difokuskan pada penyampaian materi, pembinaan kedisiplinan, serta penguatan karakter peserta.

 

Terkait adanya informasi mengenai pola pendidikan yang disebut cukup berat, Korps Marinir menjelaskan bahwa setiap kegiatan pembinaan dalam pendidikan dasar memiliki unsur kedisiplinan dan pembentukan fisik. Kegiatan seperti olahraga, baris-berbaris, dan pembinaan ketahanan fisik merupakan bagian dari metode pembentukan karakter, namun seluruhnya dilaksanakan secara bertahap, terukur, dan menyesuaikan dengan kondisi peserta.

 

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris tidak dilakukan sebagai bentuk latihan militer untuk membentuk peserta menjadi prajurit, melainkan sebagai bagian dari pembinaan kedisiplinan, kerapian, dan tata tertib selama mengikuti pendidikan. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara terbatas, salah satunya pada saat perpindahan peserta dari barak menuju ruang pembelajaran.

 

Korps Marinir menegaskan bahwa tujuan utama pendidikan SPPI adalah membentuk peserta yang memiliki karakter kepemimpinan, integritas, tanggung jawab, kemampuan bekerja sama, serta kesiapan dalam mengelola program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Selama pelaksanaan pendidikan, aspek keselamatan dan kesehatan peserta menjadi perhatian utama dengan pengawasan instruktur serta dukungan tenaga kesehatan.

 

Melalui pendidikan tersebut, nilai-nilai kedisiplinan, kerapian, tanggung jawab, dan akhlak menjadi bagian penting yang ditanamkan kepada para peserta. Korps Marinir berharap para peserta memperoleh bekal karakter, wawasan, dan kemampuan manajerial yang dapat mendukung pelaksanaan tugas sebagai pengelola KDKMP dan KNMP di masa mendatang.

 

 

(Yuli)

Wadan Pusterad Pimpin Rapat UN I Juknis Pertanian di Lingkungan TNI AD 

0

Wadan Pusterad Pimpin Rapat UN I Juknis Pertanian di Lingkungan TNI AD 

 

(Pen Pusterad). Wakil Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat Mayjen TNI Agus Prangarso, S.Sos, memimpin pelaksanaan Rapat Uji Naskah (UN) I Juknis Pertanian di Lingkungan TNI AD, Juknis Pedoman Keterampilan Jabatan (PKJ) 2 sampai 8 Kompi Pertanian dan Kompi Peternakan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP), yang berlangsung di Aula Gajah Mada Pusterad, Jl. Setu Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (25/6/2026).

 

Dalam arahannya, Wadan Pusterad menegaskan bahwa kegiatan UN I merupakan tahapan penting dalam menyempurnakan produk doktrin dan petunjuk teknis agar memiliki kualitas yang baik, aplikatif, serta mampu menjawab kebutuhan satuan pengguna. Oleh karena itu, seluruh peserta rapat diharapkan dapat memberikan saran dan masukan secara konstruktif terhadap konsep naskah yang telah disusun oleh Kelompok Kerja (Pokja) Pusterad.

 

“Melalui forum ini kita bersama-sama membahas dan mendiskusikan Juknis Pertanian di lingkungan TNI AD, Juknis Pedoman Keterampilan Jabatan (PKJ) 2 sampai 8 Kompi Pertanian dan Kompi Peternakan Yonif TP yang telah disusun oleh Pokja Pusterad. Saya berharap seluruh peserta dapat memberikan masukan, sehingga naskah yang dihasilkan benar-benar berkualitas dan memberikan manfaat bagi satuan pengguna,” ujar Mayjen TNI Agus Prangarso.

 

Lebih lanjut, Wadan Pusterad menyoroti pentingnya keterlibatan para ahli dan praktisi yang memiliki kompetensi sesuai dengan materi yang sedang dibahas. Menurutnya, penyusunan petunjuk teknis di bidang pertanian dan peternakan idealnya melibatkan unsur-unsur yang memiliki keahlian di bidang tersebut, seperti akademisi, peneliti, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta instansi terkait dari Dinas Pertanian maupun Dinas Peternakan.

 

Ia menilai bahwa kehadiran para pakar dan praktisi akan memperkaya substansi naskah sehingga produk yang dihasilkan lebih komprehensif, akurat, dan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan operasional di lapangan.

 

“Ke depan, pembahasan suatu materi hendaknya melibatkan personel yang benar-benar memahami bidang yang dibahas. Dengan demikian, masukan yang diberikan akan lebih fokus dan berkualitas sehingga produk yang dihasilkan dapat dipertanggungjawabkan secara akademis maupun praktis,” jelasnya.

 

Sebagai tindak lanjut, Wadan Pusterad menyampaikan bahwa setelah pelaksanaan Uji Naskah ini akan dilakukan pembahasan lanjutan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan dari unsur akademisi, BRIN, serta instansi teknis terkait guna menyempurnakan substansi naskah sebelum ditetapkan menjadi produk resmi TNI AD.

 

Selanjutnya, Wadan Pusterad mengajak seluruh peserta rapat untuk berperan tanpa melihat pangkat maupun jabatan. Menurutnya, setiap saran yang disampaikan demi penyempurnaan naskah petunjuk teknis yang berkualitas, sehingga menjadi pedoman yang efektif dalam mendukung pelaksanaan tugas pembinaan teritorial dan program ketahanan pangan TNI AD.

 

“Saya tidak melihat pangkat dan jabatan. Yang terpenting adalah kualitas masukan yang diberikan. Apabila ada saran yang baik untuk penyempurnaan naskah, silakan disampaikan secara terbuka. Jika tidak memungkinkan untuk disampaikan secara langsung, dapat disampaikan secara tertulis kepada tim Pokja,” tegasnya.

 

 

(Yuli)

Polres Kudus Siagakan Ratusan Personel Amankan Pembagian Nasi Jangkrik Buka Luwur Sunan Kudus

0

Polres Kudus Siagakan Ratusan Personel Amankan Pembagian Nasi Jangkrik Buka Luwur Sunan Kudus

 

Kudus II update 87 com. Polres Kudus menurunkan 329 personel untuk mengamankan pembagian nasi berkat atau nasi jangkrik dalam puncak tradisi Buka Luwur Kanjeng Sunan Kudus 1448 H/2026 M. Pengamanan turut melibatkan personel dari Kodim 0722/Kudus, Satpol PP Kabupaten Kudus, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus.

 

Pengamanan diawali dengan apel di Jalan Menara, depan Masjid Menara Kudus, Kamis (25/6/2026) dini hari. Apel dipimpin langsung Kapolres Kudus Heru Dwi Purnomo.

 

Sebelum apel, Kabag Ops Polres Kudus Kompol Eko Pujiyono bersama para perwira pengendali melaksanakan Tactical Floor Game (TFG). Kegiatan itu dilakukan untuk mematangkan pola pengamanan, penempatan personel, rekayasa lalu lintas, serta jalur alternatif di sekitar kawasan Menara Kudus.

 

Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo mengatakan, ratusan personel tersebut disebar di sejumlah titik, mulai dari lokasi pembagian nasi berkat, jalur antrean masyarakat, titik pengalihan arus, hingga pos pelayanan dan kesehatan.

 

“Kami menurunkan ratusan personel untuk memastikan seluruh rangkaian pembagian nasi berkat berjalan aman, tertib, dan nyaman. Pengamanan ini tidak hanya soal menjaga situasi, tetapi juga memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata AKBP Heru Dwi Purnomo.

 

Tradisi Buka Luwur merupakan agenda tahunan yang digelar masyarakat di sekitar kawasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus.

 

Dalam rangkaian tradisi tersebut, luwur atau kain penutup makam Sunan Kudus diganti. Puncaknya ditandai dengan pembagian nasi berkat kepada masyarakat. Nasi berkat yang dikenal warga sebagai nasi jangkrik ini menjadi salah satu bagian yang paling dinantikan masyarakat.

 

Nasi jangkrik umumnya berisi nasi dengan lauk daging kerbau atau kambing, tahu, serta kuah santan, lalu dibungkus menggunakan daun jati. Bagi masyarakat, nasi jangkrik bukan sekadar hidangan, melainkan simbol keberkahan, kebersamaan, dan rasa syukur.

 

Antusiasme masyarakat pun selalu terlihat tinggi. Warga dari Kudus maupun luar daerah datang sejak dini hari untuk mengikuti antrean pembagian nasi berkat. Karena itu, pengamanan dan pengaturan arus masyarakat menjadi perhatian utama agar tradisi tetap berjalan tertib tanpa mengurangi kekhidmatan acara.

 

AKBP Heru meminta seluruh personel menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan tetap mengedepankan pendekatan humanis. Petugas juga diminta aktif memberikan informasi kepada masyarakat terkait rekayasa lalu lintas dan jalur alternatif.

 

“Apabila ada masyarakat yang membawa anak kecil maupun lansia, agar diprioritaskan. Jika ditemukan warga yang kelelahan, lemas, atau membutuhkan pertolongan, segera lakukan penanganan awal dan koordinasikan dengan tim medis,” ujarnya.

 

Selain itu, personel diminta terus mengimbau masyarakat agar tetap sabar, tertib, dan tidak saling berdesakan selama mengantre. Petugas juga akan menyampaikan informasi secara terbuka apabila ketersediaan nasi berkat mulai menipis.

 

“Kami mengimbau masyarakat untuk mengikuti arahan petugas, menjaga barang bawaan, serta tidak memaksakan diri ketika antrean padat. Dengan kerja sama semua pihak, tradisi Buka Luwur dapat berlangsung aman, lancar, dan khidmat,” pungkasnya.(Red)

PERKUAT SINERGI, KORPS MARINIR DAN DSDA JABAR GELAR APEL KESIAPAN SATGAS PATROLI SUNGAI TAHUN 2026

0

PERKUAT SINERGI, KORPS MARINIR DAN DSDA JABAR GELAR APEL KESIAPAN SATGAS PATROLI SUNGAI TAHUN 2026

 

Dispen Kormar TNI Angkatan Laut (Jakarta). Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan serta mengantisipasi potensi bencana di sepanjang aliran sungai wilayah Jawa Barat, Korps Marinir TNI Angkatan Laut bersama Dinas Sumber Daya Air (DSDA) Provinsi Jawa Barat menggelar Apel Gelar Personel dan Material Satuan Tugas (Satgas) Patroli Sungai Tahun 2026 di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (24/06/2026).

 

Kegiatan yang berlangsung dengan khidmat tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Sumber Daya Air (DSDA) Provinsi Jawa Barat Dikky Ahmad Sidiq, S.T., M.T., selaku Inspektur Upacara, serta turut dihadiri Asisten Teritorial Panglima Korps Marinir (Aster Pangkormar) Brigadir Jenderal TNI (Mar) Jasiman Purba, S.E., CHRMP. bersama jajaran perwira Korps Marinir dan pejabat Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat.

 

Apel gelar dilaksanakan sebagai langkah untuk memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana yang akan digunakan dalam pelaksanaan tugas patroli sungai di wilayah Jawa Barat. Sebagai bagian dari kegiatan, turut ditampilkan berbagai material pendukung operasi di lapangan, di antaranya Perahu Karet (Rubber Boat), Rigid Buoyancy Boat (RBB), peralatan selam, serta alat komunikasi lapangan yang akan digunakan untuk mendukung kegiatan patroli, pencarian dan pertolongan (SAR), serta penanganan kondisi darurat di sepanjang aliran sungai.

 

Dalam amanatnya, Kepala Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat selaku Inspektur Upacara menegaskan bahwa kolaborasi antara Korps Marinir dan DSDA Jabar memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian ekosistem sungai yang saat ini menghadapi berbagai tantangan, seperti pencemaran lingkungan dan sedimentasi. Menurutnya, sungai-sungai di Jawa Barat merupakan salah satu urat nadi kehidupan masyarakat yang memerlukan perhatian, pengawasan, dan penanganan secara berkelanjutan.

 

“Sinergitas antara Korps Marinir dan DSDA Jabar ini adalah langkah konkret negara hadir di tengah masyarakat. Satgas ini tidak hanya bertugas melakukan patroli keamanan, tetapi juga melakukan edukasi, pembersihan sampah, hingga pemetaan area rawan banjir,” ujarnya.

 

Pada kesempatan tersebut, Asisten Teritorial Panglima Korps Marinir (Aster Pangkormar) menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin antara Korps Marinir dan DSDA Provinsi Jawa Barat. Menurutnya, kolaborasi yang baik antarinstansi menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program pelestarian lingkungan serta mitigasi bencana di wilayah sungai.

 

Melalui pelaksanaan Apel Gelar Satgas Patroli Sungai Tahun 2026 ini, diharapkan seluruh unsur yang terlibat dapat melaksanakan tugas secara optimal serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kebersihan dan kelestarian sungai. Selain itu, kehadiran Satgas diharapkan dapat meningkatkan upaya mitigasi bencana dan mendukung terwujudnya sungai-sungai di Jawa Barat yang bersih, sehat, dan bebas dari ancaman bencana.

 

 

(Yuli)

Danpusterad Tutup Karya Bakti TNI AD Skala Besar di Kepulauan Mentawai

0

Danpusterad Tutup Karya Bakti TNI AD Skala Besar di Kepulauan Mentawai

 

(Pen Pusterad) Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno memimpin Upacara Penutupan Karya Bakti TNI Angkatan Darat Skala Besar Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Kodim 0319/Mentawai, Jl. Raya Tuapejat, Sipora Raya, Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Rabu (24/6/2026).

 

Dalam sambutannya, Danpusterad menyampaikan rasa bangga dan hormat dapat berada di tengah masyarakat Kabupaten Kepulauan Mentawai dalam rangka menutup rangkaian kegiatan Karya Bakti TNI AD yang telah berlangsung selama 50 hari. Kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian nyata TNI AD dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung program pembangunan pemerintah daerah.

 

Danpusterad menegaskan bahwa Karya Bakti TNI AD merupakan implementasi komitmen TNI AD dalam mewujudkan kehadiran negara di tengah masyarakat serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui berbagai program pembangunan fisik maupun nonfisik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

 

Selama pelaksanaan kegiatan, berbagai sasaran fisik berhasil diselesaikan, di antaranya rehabilitasi 10 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga di wilayah Sipora agar masyarakat dapat tinggal di tempat yang lebih layak dan nyaman, pembangunan 10 titik sumur bor dan 10 unit MCK guna memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat, serta rehabilitasi 1 unit mushola dan 1 unit gereja agar dapat digunakan dengan lebih nyaman oleh masyarakat dalam menjalankan ibadah.

 

Selain itu, Karya Bakti TNI AD juga berhasil melaksanakan pengerasan jalan sepanjang 300 meter dengan lebar 3 meter di Jalan Puskesmas Bosua guna meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas warga. Tidak hanya itu, pembangunan 6 unit jembatan yang terdiri dari 5 jembatan beton dan 1 jembatan gantung turut menjadi sarana penting untuk memperlancar akses tarsportasi dan mobilitas warga. Sementara itu, rehabilitasi 1 unit sekolah diharapkan dapat menunjang kegiatan belajar mengajar yang lebih aman dan nyaman bagi para siswa.

 

Di bidang nonfisik, Karya Bakti TNI AD juga menyelenggarakan operasi katarak, sunatan massal, pengobatan gratis, pembagian 1.500 paket sembako, serta kegiatan sosialisasi pembinaan kesadaran bela negara dan rekrutmen TNI bagi masyarakat setempat.

 

Danpusterad menyampaikan bahwa seluruh capaian tersebut merupakan bukti nyata semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI dan rakyat. Menurutnya, Karya Bakti TNI AD tidak hanya berorientasi pada pembangunan sarana fisik, tetapi juga menjadi wahana mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, serta memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.

 

“Kami berharap seluruh hasil pembangunan yang telah diwujudkan melalui Karya Bakti TNI AD ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Kecamatan Sipora dan Kabupaten Kepulauan Mentawai secara umum. Mari kita jaga dan pelihara bersama seluruh fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Danpusterad.

 

Pada kesempatan tersebut, Danpusterad juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai, khususnya Bupati beserta jajaran, Ketua DPRD dan seluruh anggotanya, atas dukungan dan kerja sama yang telah diberikan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan aman, tertib, dan sukses.

 

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol, Danrem 032/Wirabraja, dan Dandim 0319/Mentawai, seluruh unsur terkait, serta para tokoh masyarakat yang telah memberikan dukungan penuh selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.

 

Mengakhiri sambutannya, Danpusterad berharap seluruh hasil Karya Bakti TNI AD dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat serta semakin mempererat persaudaraan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

 

 

(Yuli)

Satreskrim Polres Kudus Ungkap Kasus Pengeroyokan di Karangrowo, 7 Orang Diamankan

0

Satreskrim Polres Kudus Ungkap Kasus Pengeroyokan di Karangrowo, 7 Orang Diamankan

 

 

Kudus II update 87.com.- Satreskrim Polres Kudus berhasil mengungkap kasus dugaan kekerasan terhadap anak dan pengeroyokan yang terjadi di Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus. Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan tujuh orang yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan antarkelompok pemuda.

 

Kasus ini berawal dari peristiwa tawuran yang terjadi pada Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 01.00 WIB di dekat jembatan antara Dukuh Krajan dan Dukuh Ngelo, Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan yang melibatkan melibatkan antar kelompok pemuda.

 

Akibat kejadian tersebut, dua korban mengalami luka-luka. Salah satunya berusia 14 tahun yang mengalami luka robek pada lutut kaki kanan akibat diduga terkena senjata tajam. Sementara korban lainnya mengalami luka robek pada bagian kepala dan harus mendapatkan perawatan medis.

 

Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo melalui Kasatreskrim, Iptu Happy Nawang Kuncoro mengatakan, pengungkapan kasus dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari keluarga korban dan melakukan serangkaian penyelidikan.

 

“Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi, kami berhasil mengidentifikasi serta mengamankan para pelaku yang diduga terlibat dalam tindak pidana kekerasan terhadap anak dan pengeroyokan,” kata Iptu Happy Nawang Kuncoro, Rabu (24/6/2026).

 

Selain mengamankan para pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa satu bilah senjata tajam jenis corbek, satu potong holo, satu batang bambu, pakaian yang digunakan saat kejadian tersebut.

 

Menurut Iptu Happy, para pelaku terdiri dari enam orang dewasa dan satu anak yang berhadapan dengan hukum (ABH). Saat ini seluruhnya masih menjalani proses penyidikan lebih lanjut oleh Satreskrim Polres Kudus.

 

“Tujuh orang yang diduga terlibat, yakni NWP (22), AZ (20), AA (19), AWS (20), MAP (20), MAW (19), serta NCA (17) yang berstatus anak berhadapan dengan hukum” jelas Kasatreskrim.

 

“Para pelaku kami proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Penyidik juga terus melengkapi alat bukti, memeriksa saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum untuk penyelesaian berkas perkara,” imbuhnya.

 

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 80 Ayat (1) dan (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan/atau Pasal 262 KUHP sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023.

 

Iptu Happy juga mengimbau para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama pada malam hari, guna mencegah keterlibatan dalam aksi tawuran maupun tindak kekerasan lainnya.

 

“Kami mengajak seluruh masyarakat, orang tua, tokoh pemuda, dan perangkat desa untuk bersama-sama melakukan pembinaan kepada generasi muda. Jangan mudah terprovokasi ajakan tawuran karena dapat merugikan diri sendiri, orang lain, bahkan berujung pada proses hukum,” tegasnya.

 

Polres Kudus menegaskan komitmennya untuk menindak tegas segala bentuk kekerasan yang melibatkan anak maupun aksi premanisme dan tawuran yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. (Red)

*DARI SABANG SAMPAI MERAUKE, PUTRA BANGSA BERSATU DI KORPS MARINIR*

0

*DARI SABANG SAMPAI MERAUKE, PUTRA BANGSA BERSATU DI KORPS MARINIR*

 

Dispen Kormar TNI Angkatan Laut (Malang). Semangat persatuan dan kebhinekaan Indonesia tercermin dalam prosesi pembaretan prajurit Korps Marinir, dari Sabang sampai Merauke, putra-putra terbaik bangsa dengan latar belakang yang berbeda-beda berhasil melewati berbagai tahapan pendidikan dan resmi menyandang Baret Ungu, simbol kehormatan Prajurit Korps Marinir, Pantai Baruna, Dusun Sumber Pucung, Desa Tulungrejo, Kec. Donomulyo, Malang. Senin (22/06/2026).

 

Para prajurit muda tersebut berasal dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk putra-putra daerah Papua yang dengan penuh semangat dan tekad berhasil menuntaskan pendidikan yang dikenal berat dan penuh tantangan. Mereka berdiri sejajar dengan rekan-rekannya dari berbagai suku, budaya, dan daerah lainnya sebagai satu keluarga besar Korps Marinir.

 

Keberagaman juga terlihat dari latar belakang keluarga para prajurit, ada yang merupakan putra anggota TNI, Polri, Basarnas, maupun masyarakat umum, perbedaan tersebut bukan menjadi penghalang, melainkan kekuatan yang menyatukan mereka dalam satu tujuan mulia, yaitu mengabdi kepada bangsa dan negara melalui Korps Marinir.

 

Bagi putra-putra Papua, keberhasilan mengenakan Baret Ungu menjadi kebanggaan tersendiri. Selain mengharumkan nama keluarga, mereka juga menjadi representasi semangat generasi muda Papua yang memiliki kesempatan dan kemampuan yang sama untuk berprestasi serta mengabdikan diri kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

Suasana haru dan bangga tampak dari wajah para orang tua yang hadir menyaksikan putra-putranya resmi menjadi Prajurit Korps Marinir, air mata kebahagiaan mengiringi lahirnya generasi penerus bangsa yang siap mengemban tugas menjaga kedaulatan dan kehormatan NKRI.

 

 

(Yuli)

Polrestabes Medan Amankan Enam Terduga Pelaku Pengeroyokan Remaja di Patumbak

0

Polrestabes Medan Amankan Enam Terduga Pelaku Pengeroyokan Remaja di Patumbak

 

Medan – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Medan bersama Unit Reskrim Polsek Patumbak mengamankan enam terduga pelaku kasus pengeroyokan yang mengakibatkan meninggalnya seorang remaja berinisial MN (14), warga Medan Tembung. Penangkapan dilakukan kurang dari 20 jam setelah peristiwa terjadi.

 

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adryan Riski Lubis, didampingi Kapolsek Patumbak Kompol Daulat Simamora, Kasi Humas AKP N. Gultom, dan Kanit Pidum Iptu Hafizullah, mengatakan keenam terduga pelaku yang diamankan masing-masing berinisial MOHH (17), RY (19), FT (17), RDS (18), GR (21), dan IL (17).

 

“Petugas berhasil mengungkap kasus pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Dalam waktu kurang dari 20 jam, enam terduga pelaku berhasil diamankan,” ujar AKBP Adryan Riski Lubis saat konferensi pers di Mapolrestabes Medan, Selasa (23/6/2026).

 

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa tersebut diduga berawal dari bentrokan antarkelompok yang disebut-sebut sebagai geng motor di kawasan Jalan Setia, Patumbak I.

 

Polisi menyebut kelompok yang terlibat bentrok datang dengan jumlah yang lebih besar dibanding kelompok lawan. Dalam situasi tersebut, korban diduga terpisah dari rombongannya dan kemudian menjadi sasaran pengeroyokan.

 

Korban mengalami sejumlah luka akibat serangan menggunakan berbagai benda yang diduga digunakan para pelaku. Setelah kejadian, korban ditemukan dalam kondisi kritis dan kemudian dinyatakan meninggal dunia.

 

Kanit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan, Iptu Hafizullah, mengatakan pihaknya masih melakukan pengembangan untuk mengungkap pelaku lain yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.

 

“Identitas beberapa pihak yang diduga memiliki peran dalam kelompok tersebut telah kami kantongi dan saat ini masih dalam proses pendalaman. Kami berharap dalam waktu dekat dapat mengungkap keterlibatan pihak lainnya,” ujarnya.

 

Polisi juga menegaskan bahwa hingga saat ini belum ditemukan keterkaitan peristiwa tersebut dengan organisasi kemasyarakatan (ormas).

Kasus ini masih dalam proses penyidikan lebih lanjut guna mengungkap secara menyeluruh kronologi kejadian serta peran masing-masing pihak yang terlibat. (endan)

PT BI Jangan Giring Opini Sepihak, Humas PT SBP: Bila Terus Berlanjut Akan Segera Lakukan Upaya Hukum

0

PT BI Jangan Giring Opini Sepihak, Humas PT SBP: Bila Terus Berlanjut Akan Segera Lakukan Upaya Hukum

 

Medan – Hubungan Masyarakat (Humas) PT Saranan Baja Perkasa (SBP), F Nasution memberikan klarifikasi resmi terkait insiden bentrokan yang terjadi di Jalan Besar Medan – Belawan, Kampung Salam, Kecamatan Medan Belawan, pada Sabtu (20/6/2026) lalu. PT SBP menyayangkan adanya pernyataan sepihak yang dinilai dapat memperkeruh suasana dan merugikan pihak lain.

 

Seperti pernyataan, Darmawan Yusuf selaku pengacara PT Belawan Indah (BI) menyatakan bahwa, kericuhan/bentrokan antara pekerja/sopir truk PT BI dengan sekelompok oknum preman yang terjadi disebabkan pencaplokan lahan dilakukan PT Sarana Baja Perkasa (SBP).

 

Sambung F Nasution, Darmawan Yusuf selaku kuasa hukum PT BI diminta untuk tidak memberikan informasi dan pernyataan bahwa, PT SBP mencaplok lahan PT BI dalam pengerjaan pemagaran tembok bangunan sehingga menimbulkan kesan fitnah.

 

“Pembangunan pemagaran tembok, pihak PT SBP adalah mutlak dilahan/lokasi milik sendiri dengan surat yang dikeluarkan oleh pihak Badan Pertanahan Negara (BPN) Kota Medan berdasarkan Surat Hak Guna Bangunan (HGB) No 11 dan Surat Berita Acara Pengecekan Lapangan No : 1911 / BA – 200 / IX / 2025 tertanggal 29 September 2025 a.n PT Saranan Baja Perkasa (SBP). Darmawan Yusuf jangan memberikan kesan yang dapat menciptakan opini yang menimbulkan ketidak kondusifan dan opini yang menciptakan kekisruhan sehingga, PT SBP dianggap mencaplok lahan yang bukan haknya. Apabila pernyataan yang disampaikan, Darmawan Yusuf secara terus menerus menciptakan opini yang tidak benar, PT SBP akan segera melakukan upaya membawa persoalan tersebut ke ranah hukum sesuai undang undang yang berlaku di negara republik indonesia,” tegas F Nasution, Selasa (23/6/2028).

 

Lebih jauh Humas PT SBP, F Nasution, mengimbau seluruh pihak termasuk kuasa hukum PT Belawan Indah (BI), untuk menyikapi peristiwa ini secara bijak, objektif, dan tidak menggiring opini publik yang belum teruji kebenarannya.

 

“Kami berharap tidak ada pihak yang mengeluarkan pernyataan spekulatif atau membangun narasi sepihak yang justru dapat memicu kesalahpahaman dan merugikan reputasi pihak lain,” ujar F Nasution.

 

Dikatakan F Nasution, insiden ini tidak ada kaitannya dengan aktivitas pembangunan yang sedang dilakukan oleh PT SBP. Pekerja PT SBP turut menjadi korban akibat bentrokan yang meluas tersebut, beberapa pekerja bangunan tembok PT SBP yang berada di lokasi justru turut menjadi korban luka.

 

Demi menjaga kondusivitas wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan, PT SBP menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian dan mendukung penegakan hukum yang transparan.

 

“Kami memohon kepada Bapak Kapolda Sumut dan Kapolres Pelabuhan Belawan beserta jajaran untuk mengusut tuntas insiden ini secara objektif. Kami berharap aparat penegak hukum tidak terpengaruh oleh opini sepihak yang sengaja digulirkan demi keuntungan tertentu,” tegas F Nasution. (rel/endan)

sekabet girişSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel GirişPinbahisSekabetSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel Giriş