30.7 C
Jakarta
Wednesday, August 26, 2026
Home Blog

Personel Satbrimob Polda Sumsel Ikuti Kegiatan Sholat Istisqo di Griya Agung

0

Personel Satbrimob Polda Sumsel Ikuti Kegiatan Sholat Istisqo di Griya Agung

 

Palembang — Personel Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan mengikuti kegiatan Sholat Istisqo yang dilaksanakan di Griya Agung, Palembang, pada Selasa, 25 Agustus 2026.

 

Kegiatan Sholat Istisqo tersebut dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar spiritual dan doa bersama kepada Allah SWT agar senantiasa diberikan rahmat, keberkahan, serta diturunkannya hujan di tengah kondisi cuaca yang membutuhkan perhatian bersama.

 

Personel Satbrimob Polda Sumsel mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh khidmat dan tertib. Kehadiran personel Brimob dalam kegiatan ini merupakan wujud sinergi dan partisipasi aktif dalam kegiatan keagamaan serta kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan masyarakat.

 

Melalui pelaksanaan Sholat Istisqo ini, diharapkan turunnya hujan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, lingkungan, serta membantu menjaga ketersediaan sumber air dan mencegah dampak yang dapat ditimbulkan akibat musim kemarau.

 

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Semoga doa yang dipanjatkan bersama dapat dikabulkan oleh Allah SWT dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat, khususnya di wilayah Sumatera Selatan.

 

SATBRIMOB POLDA SUMSEL

JIWA RAGA KAMI DEMI KEMANUSIAAN

 

(Yuli)

DANSAT BRIMOB POLDA SUMSEL DAMPINGI WAKAPOLDA SUMSEL DALAM ZOOM MEETING ANEV PERKEMBANGAN SITKAMTIBMAS TERKINI

0

DANSAT BRIMOB POLDA SUMSEL DAMPINGI WAKAPOLDA SUMSEL DALAM ZOOM MEETING ANEV PERKEMBANGAN SITKAMTIBMAS TERKINI

 

Palembang, 25 Agustus 2026 — Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes Pol. James P. Hutagaol, S.I.K., M.H., mendampingi Wakapolda Sumatera Selatan dalam kegiatan Zoom Meeting dalam rangka Analisis dan Evaluasi (Anev) Perkembangan Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Sitkamtibmas) Terkini.

 

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Asisten Kapolri Bidang Operasi (Astamaops) Kapolri dan diikuti oleh jajaran Kepolisian secara virtual. Anev dilaksanakan sebagai sarana untuk menyampaikan perkembangan situasi kamtibmas terkini, mengevaluasi pelaksanaan tugas, serta menyusun langkah-langkah strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

Dalam kegiatan tersebut, jajaran Polri menerima arahan dan penekanan terkait kesiapsiagaan personel, peningkatan kemampuan dalam menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas, serta pentingnya sinergitas dan koordinasi antar-satuan dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

 

Kehadiran Dansat Brimob Polda Sumsel dalam kegiatan ini merupakan bentuk kesiapan Satbrimob Polda Sumsel dalam mendukung kebijakan pimpinan Polri, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

 

Melalui kegiatan Anev ini, diharapkan seluruh jajaran dapat meningkatkan kewaspadaan, respons cepat, serta profesionalisme dalam menghadapi dinamika situasi kamtibmas, sehingga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polda Sumsel tetap terjaga dengan baik.

 

Satbrimob Polda Sumsel — Presisi, Profesional, dan Humanis.

 

 

(Yuli)

WN Malaysia dan Kekasihnya Ditangkap, Polisi Sita 29 Vape Diduga Berisi Narkoba

0

WN Malaysia dan Kekasihnya Ditangkap, Polisi Sita 29 Vape Diduga Berisi Narkoba

 

Medan – Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan mengungkap dugaan peredaran narkoba yang diduga berasal dari Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang warga negara (WN) Malaysia berinisial FCB (22) bersama kekasihnya, N (35), warga Medan.

Dari tangan keduanya, petugas menyita 29 unit vape/pod yang diduga mengandung narkotika. Keduanya diamankan pada Rabu (19/8/2026) malam di kawasan Jalan Cemara, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Kasatresnarkoba Polrestabes Medan AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, Selasa (25/8/2026), mengatakan pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai aktivitas seorang pria dan wanita yang diduga mengedarkan vape mengandung narkotika di wilayah Kota Medan.

Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Unit 2 Satresnarkoba Polrestabes Medan melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengamankan FCB dan N yang saat itu berada di dalam sebuah mobil di parkiran ruko kawasan Jalan Cemara.

“Ketika diamankan, keduanya berada di dalam mobil. Petugas menemukan 24 vape yang diduga mengandung narkotika dan disimpan di dalam tas ransel,” kata Rafli.

Polisi kemudian melakukan pengembangan ke tempat tinggal keduanya di sebuah rumah kos di Jalan PWS, Kecamatan Medan Petisah. Dari lokasi tersebut, petugas kembali menemukan lima unit vape yang diduga mengandung narkotika.

Selain itu, polisi turut menyita uang pecahan Ringgit Malaysia senilai sekitar RM15.000. Uang tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika dan saat ini masih dalam proses penyelidikan.

“Total ada 29 unit yang kami sita,” ujar Rafli.

Menurut Rafli, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, FCB dan N disebut telah saling mengenal melalui media sosial. Keduanya kemudian bertemu di Malaysia dan diduga sepakat melakukan aktivitas peredaran narkotika di Medan.

Polisi menduga FCB sebelumnya telah membawa 20 unit vape dari Malaysia pada Juli 2026. Barang tersebut kemudian diduga diedarkan di Medan dengan bantuan N.

Dalam aksinya, FCB disebut menyembunyikan vape tersebut di antara lipatan pakaian yang berada di dalam koper saat masuk ke Indonesia.

“Menurut keterangan yang bersangkutan, pengiriman pertama sebanyak 20 unit dan semuanya sudah terjual,” terang Rafli.

Polisi kembali menduga FCB membawa 40 unit vape dalam pengiriman berikutnya. Saat dilakukan penangkapan, sebanyak 29 unit masih tersisa dan kemudian diamankan sebagai barang bukti.

Rafli menambahkan, pihaknya masih melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut, termasuk menelusuri pihak yang diduga menjadi pemasok FCB di Malaysia.

“Kami masih mengembangkan kasus ini dan berkoordinasi dengan pihak Kepolisian Malaysia untuk menelusuri serta menangkap pihak yang diduga menjadi pemasok,” pungkasnya.

Polisi juga menyebut hasil pemeriksaan urine terhadap FCB dan N menunjukkan keduanya positif mengandung etomidate. Penyidik masih mendalami kandungan zat pada vape yang disita serta keterlibatan pihak lain dalam jaringan tersebut. (Endan)

BEM Undip Siap Membersamai Warga Pati, Dukung Aksi di Jakarta

0

*BEM Undip Siap Membersamai Warga Pati, Dukung Aksi di Jakarta*

 

*Update 87.com*

 

SEMARANG – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menyatakan dukungan terhadap rencana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menggelar demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, pada 27 Agustus 2026.

 

Dukungan tersebut disampaikan dalam aksi mahasiswa yang berlangsung hari ini, Senin (24/8/2026) di depan Gedung DPRD JawaTengah di jln Pahlawan sore tadi. Dalam aksi tersebut, mahasiswa Undip menyatakan siap membersamai warga Pati dalam menyampaikan aspirasi di Jakarta.

 

BEM Undip menilai keterlibatan mahasiswa merupakan bentuk solidaritas terhadap masyarakat Pati sekaligus bagian dari upaya mengawal penyampaian aspirasi secara demokratis.

 

Mahasiswa menegaskan bahwa aksi yang akan digelar pada 27 Agustus mendatang diharapkan dapat berlangsung damai, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

Rencana aksi AMPB di depan Gedung DPR RI tersebut diperkirakan akan menjadi perhatian publik, dengan keterlibatan elemen masyarakat dan mahasiswa yang menyuarakan aspirasi dari Pati.

 

BEM Undip menyatakan kesiapan untuk bersama-sama mengawal aspirasi warga Pati hingga aksi di Jakarta pada 27 Agustus 2026.

BEM Universitas Diponegoro

( Red – Tim Jateng )

Polsek Pesisir Selatan Gelar Patroli Hunting Antisipasi Gangguan Keamanan

0

Polsek Pesisir Selatan Gelar Patroli Hunting Antisipasi Gangguan Keamanan

 

Pesisir Barat, 24 Agustus 2026 — Polsek Pesisir Selatan melaksanakan patroli hunting dalam rangka mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Pesisir Selatan, Senin (24/8/2026).

 

Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, sekaligus mencegah terjadinya tindak kriminalitas maupun gangguan keamanan lainnya yang dapat meresahkan masyarakat.

 

Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Pesisir Selatan melakukan pemantauan di sejumlah lokasi yang dianggap rawan terjadinya gangguan kamtibmas, serta menyambangi titik-titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya aktivitas yang mencurigakan.

 

Kapolres Pesisir Barat AKBP Rinto Haivan Simbolon, S.E., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Pesisir Selatan AKP Juni Rosiwan, S.Sos., mengatakan bahwa patroli hunting merupakan salah satu upaya kepolisian dalam mencegah terjadinya gangguan keamanan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.

 

“Patroli ini kami laksanakan secara rutin dan mobile untuk mencegah serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” ujar AKP Juni Rosiwan.

 

Ia menambahkan, personel juga diarahkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas serta melakukan tindakan secara humanis dan sesuai dengan prosedur apabila menemukan adanya gangguan keamanan.

 

“Selain patroli, kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas. Apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu keamanan, segera informasikan kepada pihak kepolisian,” tambahnya.

 

Dengan dilaksanakannya patroli hunting secara rutin, Polsek Pesisir Selatan berharap situasi keamanan di wilayah hukumnya tetap aman, tertib, dan kondusif serta masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan nyaman.

Debu Galian C Diduga Milik Oknum Kades WRT Berpotensi Cemari Tumbuhan dan Lingkungan Sekitar : Warga Desak APH Buka Legalitas

0

Debu Galian C Diduga Milik Oknum Kades WRT Berpotensi Cemari Tumbuhan dan Lingkungan Sekitar : Warga Desak APH Buka Legalitas

 

Lampung Selatan,UPDATE87.COM— Aktivitas galian C yang diduga milik oknum kepala desa berinisial WRT kembali menjadi sorotan. Selain dugaan persoalan legalitas kegiatan pertambangan, aktivitas tersebut juga dikeluhkan karena menimbulkan debu yang berpotensi mengganggu kualitas udara serta mencemari lingkungan dan tumbuhan di sekitar lokasi.

 

Pantauan di lapangan, aktivitas kendaraan pengangkut material dan kegiatan penggalian sepanjang simpang jalan Umbul Jeruk Raya – Pelanggan menuju lokasi proyek rehabilitasi tanggul Sungai Way Katibung – Way Sulan,diduga menyebabkan debu beterbangan, terutama ketika kondisi cuaca panas dan jalan dalam keadaan kering. Debu tersebut berpotensi terbawa angin menuju permukiman maupun lahan pertanian dan vegetasi yang berada di sekitar area galian.

 

Paparan debu yang terus-menerus dapat menempel pada permukaan daun tanaman. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu proses fotosintesis apabila berlangsung dalam intensitas tinggi dan waktu yang lama. Selain itu, debu yang beterbangan juga dapat menurunkan kenyamanan warga serta berpotensi mengganggu kualitas udara di sekitar lokasi.

 

Sejumlah warga di sekitar lokasi berharap pemerintah daerah maupun instansi berwenang segera melakukan pemeriksaan terhadap aktivitas tersebut, termasuk mengecek legalitas perizinan, dampak lingkungan, serta penerapan upaya pengendalian debu.

 

“Kalau aktivitasnya terus berlangsung dan debu beterbangan setiap hari, tentu kami khawatir berdampak terhadap lingkungan dan tanaman di sekitar,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

 

warga pula sangat mengeluhkan dampak debu dari mobil pengangkut material tanah yang mengotori tanaman, jemuran pakaian, bahkan dagangan warung. Tak ada kompensasi untuk warga terdampak.

 

“Nggak ada. Paling nyiram debu aja sehari 2 hingga 3 kali, hari ini belum. Banyak lah warga yang ngeluh sudah kemarau tidak ada air,”.

 

Dugaan keterlibatan oknum kepala desa sebagai pemilik atau pihak yang berkaitan dengan aktivitas galian C tersebut juga dinilai perlu diklarifikasi secara terbuka. Status kepemilikan maupun keterlibatan seseorang dalam kegiatan pertambangan tentunya harus berdasarkan bukti dan pemeriksaan dari instansi berwenang.

 

(YUSRON)

Semarak HUT Polwan RI ke-78, Polwan Korbrimob Gelar Bakti Sosial dan Perlombaan 17 Agustus di Gunung Halimun

0

*Semarak HUT Polwan RI ke-78, Polwan Korbrimob Gelar Bakti Sosial dan Perlombaan 17 Agustus di Gunung Halimun*

 

 

 

Bogor, Jawa Barat – Semangat pengabdian dan kebersamaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia. Sebanyak 29 personel Polwan Korbrimob Polri yang dipimpin Pakor Polwan Korbrimob Kompol Sayekti hadir di tengah masyarakat Kampung Citalahab, RW 09, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (23/8/2026).

 

Mengusung tema “One Police Women, Extraordinary Impact”, peringatan HUT ke-78 Polwan RI tersebut tidak sekadar menjadi momentum seremonial, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh langsung masyarakat. Kehadiran Polwan Korbrimob di kawasan Gunung Halimun diisi dengan bakti sosial sekaligus memeriahkan suasana kemerdekaan melalui berbagai perlombaan khas 17 Agustus.

 

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyerahan 200 paket sembako dan kebutuhan pokok kepada masyarakat Kampung Citalahab. Bantuan tersebut menjadi wujud kepedulian Polwan Korbrimob sekaligus bentuk nyata pengabdian Polri dalam membantu masyarakat, khususnya di tengah momentum peringatan HUT Polwan ke 78.

 

Usai pembagian sembako, suasana berubah semakin meriah. Personel Polwan Korbrimob bersama warga menggelar berbagai perlombaan tradisional khas perayaan 17 Agustus, mulai dari lomba kelereng, estafet karet, memasukkan paku ke dalam botol, hingga estafet bola pingpong.

 

Antusiasme warga terlihat sejak perlombaan dimulai. Anak-anak hingga orang dewasa larut dalam suasana penuh canda, tawa, dan sportivitas. Personel Polwan Korbrimob pun turut berbaur dan mengikuti kemeriahan bersama warga, menciptakan suasana hangat dan penuh keakraban di tengah lingkungan masyarakat Gunung Halimun.

 

Lebih dari sekadar perlombaan, kegiatan tersebut menjadi ruang interaksi antara Polwan Korbrimob dan masyarakat. Kebersamaan yang terbangun diharapkan semakin mempererat silaturahmi sekaligus membuka komunikasi yang lebih dekat antara Polri dan warga.

 

Kemeriahan kegiatan kemudian ditutup dengan ramah tamah bersama di halaman balai warga. Dalam suasana penuh kekeluargaan, personel Polwan Korbrimob dan masyarakat menikmati kebersamaan, berbincang, serta mengakhiri rangkaian kegiatan dengan penuh kehangatan.

 

Kehadiran Polwan Korbrimob di Kampung Citalahab menjadi gambaran bahwa pengabdian Polri tidak selalu diwujudkan melalui tugas-tugas kepolisian, tetapi juga melalui kepedulian sosial dan kedekatan dengan masyarakat. Bantuan sembako menghadirkan manfaat nyata, sementara perlombaan menghadirkan kegembiraan dan memperkuat semangat gotong royong.

 

Melalui momentum HUT ke-78 Polwan RI, Polwan Korbrimob Polri kembali menunjukkan bahwa “One Police Women, Extraordinary Impact” bukan sekadar tema, melainkan semangat untuk menghadirkan dampak positif melalui kepedulian, kebersamaan, dan pengabdian yang dirasakan langsung oleh masyarakat

 

(Yuli)

Dua Lokasi Narkoba di Mangkubumi Digerebek, Sembilan Pria Diamankan

0

Dua Lokasi Narkoba di Mangkubumi Digerebek, Sembilan Pria Diamankan

 

Medan – Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat peredaran dan penyalahgunaan narkotika di kawasan Jalan Mangkubumi, Kecamatan Medan Maimun, Minggu (23/8/2026) sore.

 

Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan sembilan pria. Dua orang di antaranya diduga sebagai pengedar, sementara tujuh lainnya diduga sebagai pengguna narkotika.

 

Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, mengatakan penggerebekan dilakukan setelah petugas melakukan penyelidikan terkait dugaan aktivitas peredaran narkotika di kawasan tersebut.

 

Menurut Rafli, dua lokasi yang digerebek memiliki modus berbeda. Lokasi pertama berada di sebuah rumah kos, dengan aktivitas yang diduga berkaitan dengan narkotika ditemukan di lantai bawah dan lantai atas.

 

Sementara lokasi kedua berada di kawasan bantaran sungai. Saat petugas melakukan penggerebekan, beberapa orang berupaya melarikan diri dengan melompat ke sungai.

 

“Dua sarang narkoba dengan modus berbeda kami gerebek. Pertama modus rumah kos, sedangkan lokasi kedua berada di bantaran sungai,” ujar Rafli, Senin (24/8/2026).

 

Dari sembilan orang yang diamankan, polisi menetapkan AR (37) dan AG (42), warga Jalan Mangkubumi, sebagai orang yang diduga terlibat dalam peredaran sabu.

 

Dari AR, petugas mengamankan empat paket sabu yang diduga siap diedarkan. Sedangkan dari AG, polisi menyita tiga paket sabu.

 

Selain sabu, petugas turut mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkotika, di antaranya alat hisap, plastik klip, uang tunai, serta sebilah kapak.

 

“Untuk tujuh orang lainnya masih kami deteksi sebagai pengguna. Mereka umumnya bekerja sebagai juru parkir dan buruh harian lepas,” jelas Rafli.

 

Usai penggerebekan, polisi membongkar dan menghancurkan sejumlah sarana yang diduga digunakan sebagai tempat transaksi maupun mengonsumsi narkotika. Meja, tempat duduk dan material penutup lokasi juga dimusnahkan agar tidak kembali digunakan untuk aktivitas serupa.

 

Rafli menegaskan, kawasan tersebut akan terus mendapat pengawasan. Polisi juga mengingatkan masyarakat agar ikut berperan dalam mencegah peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.

 

“Kawasan ini akan kami awasi dengan ketat. Kami mengajak masyarakat bersama-sama memerangi narkoba untuk menyelamatkan generasi bangsa,” pungkasnya. (Endan)

Polisi Amankan Dua Pemuda, Lima Pil Ekstasi Disita di Medan Denai

0

Polisi Amankan Dua Pemuda, Lima Pil Ekstasi Disita di Medan Denai

 

Medan – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Medan mengamankan dua orang, masing-masing berinisial AZ (21) dan NF (19), terkait dugaan peredaran narkotika jenis ekstasi di kawasan Medan Denai dan Medan Tembung.

 

Keduanya diamankan dalam pengungkapan kasus yang berlangsung pada Rabu (19/8/2026) malam. Dari penindakan tersebut, polisi menyita lima butir pil ekstasi.

 

Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan AKBP Rafli Yusuf Nugraha mengatakan, pengungkapan berawal dari penangkapan AZ, warga Jalan Jermal, Kecamatan Medan Denai, di kawasan Jalan Tuamang, Kecamatan Medan Tembung.

 

Dari tangan AZ, petugas menemukan lima butir pil yang diduga ekstasi. Barang bukti tersebut terdiri dari tiga butir berwarna biru dengan logo Transformer dan dua butir berwarna oranye dengan logo Redbull.

 

“Setelah AZ diamankan, petugas melakukan pengembangan. Dari hasil pemeriksaan, AZ mengaku memperoleh ekstasi tersebut dari teman wanitanya, NF,” kata Rafli, Minggu (23/8/2026) siang.

 

Berbekal informasi tersebut, polisi kemudian melakukan pengembangan dan mengamankan NF di kawasan Jalan Panglima Denai, Kecamatan Medan Denai, saat berada di depan sebuah tempat makan.

 

Menurut Rafli, AZ membeli satu butir ekstasi dari NF seharga Rp180 ribu. Barang tersebut kemudian dijual kembali dengan harga Rp220 ribu per butir.

 

Polisi selanjutnya masih melakukan pengembangan untuk mengungkap pihak yang diduga memasok narkotika kepada NF. Identitas pemasok tersebut disebut telah diketahui petugas.

 

“Keduanya mengaku telah menjalankan aktivitas tersebut sekitar satu bulan. Kami masih melakukan pengejaran terhadap pemasoknya,” ujar Rafli.

 

Saat ini, kedua orang yang diamankan beserta barang bukti telah diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam jaringan tersebut. (Endan)

Pegadaian Dorong Perluasan Transaksi Digital, Yohanis Wulang: QRIS Perkuat Inklusi Keuangan Masyarakat

0

Pegadaian Dorong Perluasan Transaksi Digital, Yohanis Wulang: QRIS Perkuat Inklusi Keuangan Masyarakat

 

Medan – Pekan QRIS Nasional (PQN) Medan DigiFest 2026 resmi digelar di Lapangan Merdeka Medan, Sabtu (22/8/2026).

 

Kegiatan yang diselenggarakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Sumatera Utara tersebut berlangsung selama dua hari, hingga Minggu (23/8/2026), dengan mengusung semangat memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital yang inklusif di Kota Medan.

 

Pembukaan PQN Medan DigiFest 2026 dilakukan langsung oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Kepala KPw Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara Didit Widiana. Prosesi pembukaan ditandai dengan penekanan bel secara bersama-sama di atas panggung utama sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan.

 

Kegiatan tersebut turut dihadiri berbagai pemangku kepentingan, termasuk perbankan, lembaga keuangan, pelaku usaha, pemerintah daerah, serta masyarakat. Kehadiran berbagai pihak menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi dalam mendorong percepatan transformasi digital di Sumatera Utara.

 

Salah satu lembaga yang turut mendukung kegiatan tersebut adalah PT Pegadaian Kanwil I Medan. Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil I Medan Yohanis Wulang menilai perkembangan sistem pembayaran digital menjadi bagian penting dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang mudah, cepat, dan aman.

 

Yohanis mengatakan, perkembangan pembayaran digital memberikan peluang besar bagi lembaga jasa keuangan untuk semakin dekat dengan masyarakat. Pemanfaatan kanal digital juga dinilai mampu memberikan pengalaman transaksi yang lebih praktis sekaligus mendukung transparansi.

 

“Digitalisasi pembayaran merupakan bagian penting dalam memperkuat inklusi keuangan. Masyarakat sekarang membutuhkan layanan yang mudah, cepat, aman, dan dapat diakses kapan saja. Karena itu, Pegadaian terus mendukung ekosistem pembayaran digital dan mendorong masyarakat untuk semakin terbiasa menggunakan transaksi non-tunai,” ujar Yohanis.

 

Menurut Yohanis, kehadiran Medan DigiFest 2026 menjadi momentum strategis untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai manfaat transaksi digital sekaligus memperkenalkan berbagai layanan keuangan yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

 

Ia menambahkan, transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan teknologi, tetapi juga bagaimana teknologi tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pelaku usaha.

 

“Bagi kami, digitalisasi bukan sekadar memindahkan transaksi dari konvensional ke digital. Yang paling penting adalah memberikan kemudahan dan rasa aman kepada masyarakat, sekaligus memperluas akses terhadap layanan keuangan formal,” katanya.

 

Yohanis menegaskan, Pegadaian sebagai bagian dari ekosistem keuangan nasional memiliki komitmen untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

 

Menurutnya, penguatan ekosistem digital harus dilakukan secara bersama-sama melalui kolaborasi antara pemerintah, Bank Indonesia, perbankan, lembaga jasa keuangan, pelaku usaha, dan masyarakat.

 

“Kolaborasi menjadi kunci. Ekosistem digital tidak bisa dibangun oleh satu institusi saja. Dibutuhkan sinergi agar masyarakat semakin memahami manfaat transaksi digital dan merasa nyaman menggunakannya dalam aktivitas sehari-hari,” ungkapnya.

 

Ia berharap kegiatan Medan DigiFest 2026 dapat semakin meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya transaksi digital yang aman dan bertanggung jawab.

 

“Kami berharap masyarakat semakin melek digital, bukan hanya dalam melakukan pembayaran, tetapi juga dalam memanfaatkan berbagai layanan keuangan untuk mendukung kebutuhan dan pengembangan ekonomi keluarga maupun usaha,” ujar Yohanis.

 

Sementara itu, Wali Kota Medan Rico Waas dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Sumatera Utara yang dinilai konsisten membangun sinergi bersama Pemko Medan dalam mempercepat dan memperluas digitalisasi daerah.

 

Menurut Rico, transformasi digital, khususnya dalam sistem pembayaran, harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung tata kelola pemerintahan yang semakin transparan dan akuntabel.

 

“Sinergitas yang terjalin erat antara Pemko Medan dan Bank Indonesia Sumatera Utara adalah kunci utama terwujudnya ekosistem digital yang inklusif. Kita berharap seluruh langkah digitalisasi transaksi yang telah dan sedang kita jalankan ini dapat memberikan dampak positif yang nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat luas, khususnya warga Kota Medan,” ujar Rico.

 

Salah satu inovasi yang menjadi sorotan dalam Medan DigiFest 2026 adalah QRESTO, sistem split payment pembayaran pajak restoran yang dikembangkan melalui kolaborasi Pemerintah Kota Medan, Bank Indonesia, dan PT Bank Sumut.

 

Melalui QRESTO, pembayaran konsumen pada transaksi restoran dapat secara otomatis dipisahkan antara pendapatan yang menjadi hak pengusaha dengan porsi pajak daerah.

 

Bagian pajak daerah yang telah dipisahkan selanjutnya dapat ditransfer secara langsung dan real-time ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD).

 

“Melalui QRESTO, penerimaan pajak 10 persen langsung ditransfer secara otomatis dan real-time ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) pada detik transaksi dilakukan,” kata Rico.

 

Saat ini, inovasi QRESTO telah diterapkan pada 46 wajib pajak dan ditargetkan menjangkau 200 wajib pajak pada 2026.

 

Medan DigiFest 2026 menjadi bagian dari rangkaian Pekan QRIS Nasional yang berlangsung pada 18–23 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi ruang kolaborasi untuk memperluas penggunaan QRIS sekaligus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

 

Bagi Pegadaian, momentum tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk terus mendukung transformasi layanan keuangan berbasis digital.

 

Yohanis menilai, semakin luas penggunaan transaksi digital akan semakin membuka peluang bagi masyarakat untuk memperoleh akses layanan keuangan secara lebih mudah.

 

“Transformasi digital harus kita pastikan memberikan manfaat yang inklusif. Jangan sampai teknologi hanya dinikmati sebagian masyarakat. Justru dengan kolaborasi seperti ini, kita ingin memastikan semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat ekonomi dan keuangan digital,” pungkas Yohanis.

 

Melalui sinergi Bank Indonesia, Pemerintah Kota Medan, Pegadaian, perbankan, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, Medan DigiFest 2026 diharapkan mampu mempercepat terbentuknya ekosistem ekonomi dan keuangan digital yang cepat, mudah, murah, aman, andal, transparan, dan inklusif di Kota Medan. (Endan)

sekabet girişSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel GirişPinbahisSekabetSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel Giriş