32.8 C
Jakarta
Wednesday, August 12, 2026
Home Blog

Wakapolda dan Dansat Brimob Polda Sumsel Ikuti Gladi Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi Melalui Zoom Meeting

0

Wakapolda dan Dansat Brimob Polda Sumsel Ikuti Gladi Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi Melalui Zoom Meeting

 

Palembang – Wakapolda Sumatera Selatan bersama Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes Pol. James P. Hutagaol, S.I.K., M.H., mengikuti kegiatan gladi persiapan peresmian Jembatan Merah Putih Presisi yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (12/8/2026).

 

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian persiapan menjelang pelaksanaan peresmian Jembatan Merah Putih Presisi. Gladi dilaksanakan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan, termasuk kesiapan teknis, susunan acara, koordinasi antarinstansi, serta pelaksanaan kegiatan secara daring maupun luring dapat berjalan dengan baik.

 

Dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Sumsel dan Dansat Brimob Polda Sumsel mengikuti setiap tahapan gladi dengan memperhatikan arahan serta koordinasi yang disampaikan oleh panitia. Keikutsertaan jajaran Polda Sumsel menjadi bentuk kesiapan dalam mendukung kelancaran agenda peresmian tersebut.

 

Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes Pol. James P. Hutagaol, S.I.K., M.H., menegaskan pentingnya kesiapan personel dan koordinasi yang baik dalam setiap kegiatan, khususnya kegiatan yang melibatkan banyak pihak dan menjadi perhatian masyarakat.

 

Melalui pelaksanaan gladi ini, diharapkan seluruh rangkaian peresmian Jembatan Merah Putih Presisi dapat terlaksana secara tertib, aman, lancar, dan sesuai dengan susunan acara yang telah ditetapkan.

 

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar serta menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan koordinasi dalam mendukung suksesnya pelaksanaan peresmian Jembatan Merah Putih Presisi.

 

 

(Yuli)

Kuasa Hukum Ade Kunang Bongkar Soal Proyek: Rata-rata Digelar Sebelum Ade Menjabat

0

Kuasa Hukum Ade Kunang Bongkar Soal Proyek: Rata-rata Digelar Sebelum Ade Menjabat

 

Bandung – Persidangan Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang dan ayahnya, HM Kunang, memasuki tahap akhir sebelum putusan. Rabu (12/8/2026) pagi, Ade Kuswara Kunang menyampaikan pledoi atau nota pembelaan di hadapan Majelis Hakim dan Jaksa Penuntut Umum dalam persidangan di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung.

 

Dalam nota pembelaannya, Ade menyoroti sejumlah hal yang menjadi pokok perkara, salah satunya mengenai status uang Rp8,5 miliar yang disebut berasal dari terpidana Sarjan.

 

Ade membantah tuduhan suap tersebut dan menyebut adanya rekayasa dalam dakwaan yang ditujukan kepadanya. Ia menegaskan proyek-proyek yang dipersoalkan telah dilelang pada 2025, saat Kabupaten Bekasi masih dipimpin Pj Bupati Dedy Supriyadi.

 

“Uang yang dituduhkan kepada saya dinyatakan sebagai suap. Padahal itu adalah pinjaman kepada saudara Sarjan sebesar Rp8,5 miliar. Sekali lagi, itu uang pinjaman, bukan fee proyek,” kata Ade saat membacakan nota pembelaannya.

 

Sementara itu, kuasa hukum Ade Kuswara Kunang, Dr. I Wayan Suka Wirawan, SH, MH, menilai Jaksa Penuntut Umum gagal membuktikan seluruh unsur tindak pidana yang didakwakan dan dituntutkan kepada para terdakwa.

 

Menurut Wayan, persoalan utama dalam perkara tersebut bukan sekadar mengenai adanya perpindahan uang atau hubungan faktual antara para terdakwa dengan pihak yang disebut memperoleh proyek. Namun, yang harus dibuktikan adalah apakah aliran uang tersebut benar merupakan hadiah atau suap yang berkaitan dengan tindakan jabatan tertentu dan bertentangan dengan kewajiban terdakwa.

 

“Kami melihat dari penasihat hukum bahwa itu sama sekali tidak terbukti, apalagi secara utuh, apalagi secara sah dan meyakinkan. Tidak bisa kita katakan itu terbukti. Itu sama sekali tidak terbukti,” ujar Wayan.

 

Ia menegaskan, setiap fakta dalam perkara pidana harus dapat diverifikasi dan didukung alat bukti yang sah. Menurutnya, setiap keraguan yang tidak dapat dibantah dengan alat bukti tidak dapat begitu saja diubah menjadi kepastian untuk menghukum terdakwa.

 

Wayan juga menyoroti persoalan daftar proyek yang menjadi bagian dari perkara. Ia menyebut pihaknya tidak menemukan adanya perintah, baik secara lisan maupun dalam bentuk rekaman atau bukti tertulis, yang menunjukkan keterlibatan Ade dalam pengaturan proyek-proyek tersebut.

 

“Sekarang kita lihat sebagai contoh list proyek. Kita sudah lihat dari awal tidak ada perintah, begitu juga secara lisan, rekaman, bukti tertulis itu sama sekali tidak ada,” katanya.

 

Selain itu, Wayan mempersoalkan aspek kewenangan Ade Kuswara Kunang terhadap proyek-proyek yang dipermasalahkan. Ia mengatakan, berdasarkan data pengadaan barang dan jasa yang dapat diakses melalui sistem e-procurement LKPP, sejumlah proyek tersebut telah memasuki proses pengadaan sebelum Ade menjabat sebagai Bupati Bekasi.

 

“Kita bisa lihat bersama-sama di dalam link-link seperti e-procurement yang disediakan oleh LKPP. Rata-rata itu di bawah bulan Februari, jauh sebelum Pak Ade menjabat sebagai bupati,” ujarnya.

 

Atas dasar tersebut, tim kuasa hukum meminta Majelis Hakim untuk menilai seluruh fakta berdasarkan alat bukti yang sah, bukan asumsi maupun analogi. Wayan juga menyinggung penggunaan sejumlah istilah dalam perkara yang menurutnya lebih bersifat sosiologis daripada hukum pidana.

 

“Fakta-fakta itu harus dibuktikan, bukan berdasarkan asumsi, bukan berdasarkan analogi. Hukum pidana itu harus dibuktikan secara jelas dan terang, lebih terang daripada cahaya,” kata Wayan.

 

Dalam pledoinya, tim kuasa hukum pada akhirnya meminta Majelis Hakim membebaskan Ade Kuswara Kunang dan HM Kunang serta menyatakan seluruh tuduhan dan tuntutan Jaksa Penuntut Umum tidak terbukti secara sah dan meyakinkan.

 

“Dan atas dasar itulah kira-kira kami tim kuasa hukum meminta kepada Majelis Hakim yang mulia untuk membebaskan terdakwa dan menyatakan bahwa segala tuduhan, tuntutan Jaksa Penuntut Umum tidak terbukti secara sah dan meyakinkan,” ucap Wayan.

 

Sekadar diketahui, JPU akan mengajukan replik pada agenda sidang berikutnya, yakni Rabu 19 Oktober 2026.

 

 

(Yuli)

Teknik Informatika UMA Raih Akreditasi Unggul

0

Teknik Informatika UMA Raih Akreditasi Unggul

 

Medan – Program Studi Sarjana Teknik Informatika Universitas Medan Area (UMA) kembali mencatatkan prestasi dalam bidang pendidikan tinggi. Program studi tersebut resmi meraih peringkat Akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer (LAM INFOKOM).

 

Predikat tersebut ditetapkan melalui Keputusan LAM INFOKOM Nomor 061/SK/LAM-INFOKOM/Ak/S/VII/2026. Sertifikat akreditasi diterbitkan di Jakarta pada 22 Juli 2026 dan ditandatangani secara elektronik oleh Ketua Dewan Eksekutif LAM INFOKOM, Prof. Dra. Sri Hartati, M.Sc., Ph.D.

 

Berdasarkan sertifikat tersebut, Akreditasi Unggul Program Studi Sarjana Teknik Informatika UMA berlaku selama lima tahun, terhitung sejak 22 Juli 2026 hingga 22 Juli 2031.

 

Rektor Universitas Medan Area Prof. Dadan Ramdan, M.Eng., M.Sc. saat dikonfirmasi, Rabu (12/8/2026), menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi bagian dari upaya UMA dalam menjaga serta meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan.

 

Menurut Rektor, capaian akreditasi tersebut tidak hanya menjadi pengakuan terhadap kualitas Program Studi Teknik Informatika, tetapi juga menjadi tanggung jawab bagi seluruh sivitas akademika untuk mempertahankan dan meningkatkan mutu pendidikan.

 

Akreditasi Unggul juga menjadi momentum bagi program studi untuk terus memperkuat kualitas pembelajaran, kompetensi dosen, tata kelola akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri.

 

Perkembangan teknologi yang semakin pesat turut mendorong kebutuhan terhadap sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang informatika. Perguruan tinggi dituntut mampu menyiapkan lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi dan kebutuhan industri.

 

Program Studi Teknik Informatika UMA memiliki peluang pengembangan kompetensi di berbagai bidang, di antaranya pengembangan perangkat lunak, teknologi informasi, keamanan siber, analisis data, kecerdasan buatan dan teknologi digital lainnya.

 

Dengan status Akreditasi Unggul, kualitas penyelenggaraan pendidikan di Program Studi Teknik Informatika UMA diharapkan semakin mendapat kepercayaan dari mahasiswa, calon mahasiswa, orang tua, dunia usaha, dunia industri serta masyarakat.

 

Capaian tersebut sekaligus memperkuat komitmen UMA dalam membangun budaya mutu di lingkungan perguruan tinggi. Peningkatan kualitas dilakukan secara berkelanjutan melalui keterlibatan pimpinan universitas, fakultas, program studi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni dan mitra kerja sama.

 

Prof. Dadan menegaskan bahwa predikat Unggul bukan menjadi titik akhir, melainkan menjadi dorongan bagi UMA untuk terus melakukan evaluasi dan peningkatan mutu pendidikan.

 

Dengan diraihnya Akreditasi Unggul hingga 2031, Program Studi Sarjana Teknik Informatika UMA diharapkan semakin mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, inovatif dan memiliki daya saing dalam menghadapi kebutuhan dunia kerja serta perkembangan teknologi digital.

 

Capaian tersebut juga menjadi bagian dari perjalanan UMA dalam memperkuat kualitas pendidikan tinggi sekaligus memberikan kontribusi terhadap pengembangan sumber daya manusia di bidang teknologi informasi. (Endan)

Kunjungi UMA, Lokot Nasution Salurkan Beasiswa Tahfiz

0

Kunjungi UMA, Lokot Nasution Salurkan Beasiswa Tahfiz

Medan – Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, H. Muhammad Lokot Nasution, S.T., M.T., mengunjungi Universitas Medan Area (UMA) pada, Selasa (4/8/2026).

Dalam kunjungan yang berlangsung di Convention Hall Haji Agus Salim Siregar, Kampus I UMA, Jalan Kolam, Medan Estate, tersebut, Lokot Nasution menyerahkan Beasiswa Tahfiz Al-Qur’an kepada 25 mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) UMA.

Kegiatan itu juga menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan sinergi antara perguruan tinggi dengan lembaga legislatif, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

Kunjungan tersebut merupakan kunjungan balasan setelah sebelumnya pimpinan FAI UMA melakukan audiensi dengan Lokot Nasution di Gedung DPR RI.

Kegiatan dihadiri Rektor UMA Prof. Dadan Ramdan, M.Eng., M.Sc., Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Inovasi dan Alumni Dr. Walid Musthafa Sembiring, S.Sos., M.IP., serta Dekan FAI UMA Dr. Siti Hawa Lubis, S.Pd.I., M.Pd.I. Turut hadir sejumlah fungsionaris, dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa FAI UMA.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Tomi Prandana, S.Pd., yang merupakan alumni penerima Beasiswa Tahfiz FAI UMA.

Dalam sambutannya, Lokot Nasution mengatakan, kontribusi terhadap pendidikan merupakan salah satu bentuk upaya memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Sebagai manusia, kita hanya ingin menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama. Semoga setiap ikhtiar yang dilakukan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya, sekaligus menjadi bakti kepada kedua orang tua kami,” ujar Lokot.

Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia membutuhkan dukungan pendidikan yang berkualitas. Karena itu, pendidikan dinilai memiliki posisi penting dalam mempersiapkan generasi yang mampu berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa.

Penyerahan Beasiswa Tahfiz Al-Qur’an kepada 25 mahasiswa FAI UMA menjadi salah satu agenda utama dalam kunjungan tersebut.
Bantuan itu diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam menjalani pendidikan sekaligus mendorong pengembangan potensi akademik dan kemampuan menghafal Al-Qur’an.

Program tersebut juga menjadi bagian dari komitmen yang sebelumnya dibangun melalui audiensi antara FAI UMA dan Lokot Nasution di DPR RI.

Rektor UMA Prof. Dadan Ramdan menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan terhadap mahasiswa dan pendidikan tinggi.
“Kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas perhatian serta kepedulian yang diberikan kepada Universitas Medan Area. Kami menyambut baik setiap iktikad untuk memperkuat pendidikan tinggi melalui program-program strategis, seperti penguatan beasiswa, pemberdayaan mahasiswa, peningkatan kualitas penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat,” katanya.

Dekan FAI UMA Dr. Siti Hawa Lubis juga menilai dukungan terhadap program beasiswa dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan akademik sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman.

“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang. Dukungan seperti ini menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan potensi akademik sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Lokot Nasution menyatakan komitmennya untuk menampung dan mengawal aspirasi masyarakat, termasuk yang berkaitan dengan sektor pendidikan.
Ia mengatakan berbagai aspirasi yang disampaikan akan diperjuangkan melalui mekanisme yang berlaku di DPR RI.

“Kami akan terus berupaya memperjuangkan berbagai aspirasi masyarakat kepada pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan penguatan sektor pendidikan. Hal ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral sekaligus amanah yang kami emban agar pendidikan nasional terus berkembang dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang,” tegasnya.

Selain penyerahan beasiswa, pertemuan tersebut juga membahas peluang penguatan kerja sama dalam bidang pengembangan sumber daya manusia, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan pemberdayaan mahasiswa.

Kegiatan berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan ditutup dengan doa yang dipimpin Dasriansyah, S.Pd. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata dan foto bersama. (Endan)

Kamar Kos Diduga Jadi Lapak Sabu, Tiga Orang Diciduk Polisi

0

Kamar Kos Diduga Jadi Lapak Sabu, Tiga Orang Diciduk Polisi

Medan – Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan mengungkap dugaan peredaran narkotika jenis sabu yang berlangsung di sebuah rumah kos di Jalan Flamboyan Raya Gang Sejati, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan tiga orang. Salah satunya seorang wanita berinisial TA (26), penghuni kos yang diduga terlibat dalam peredaran sabu di kawasan tersebut.

Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat mengenai dugaan transaksi narkotika yang kerap berlangsung di rumah kos tersebut.
Informasi itu kemudian ditindaklanjuti Tim 8 Subnit IV Unit II Satresnarkoba Polrestabes Medan dengan melakukan penyelidikan pada Kamis (23/7/2026) sore.

Dari hasil penyelidikan, petugas lebih dahulu mengamankan dua pria berinisial JA (25) dan MA (28) di kawasan Jalan Flamboyan, Medan. Dari keduanya, polisi menyita satu paket sabu.

Dalam pemeriksaan awal, keduanya mengaku memperoleh narkotika tersebut dari TA.

Kasatresnarkoba Polrestabes Medan AKBP Rafli Yusuf Nugraha mengatakan, petugas kemudian melakukan pengembangan hingga mengamankan TA di tempat kosnya.

“Ada beberapa paket sabu yang kami amankan dari pelaku, kami juga amankan sejumlah plastik klip dan sejumlah uang yang diduga hasil penjualan narkoba,” ujar Rafli, Selasa (11/8/2026) siang.

Menurut Rafli, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, TA diduga telah menjalankan aktivitas tersebut selama sekitar satu bulan terakhir.
Narkotika tersebut diduga diperjualbelikan kepada sejumlah penghuni kos maupun pembeli dari luar lingkungan rumah kos.

“Jadi TA kami amankan setelah sebelumnya kami menangkap JA dan MA. TA ini berdasarkan hasil pemeriksaan sudah beroperasi selama satu bulan terakhir dan selalu menjual narkoba ke penghuni kos lain, namun juga melayani pembeli dari luar lingkungan rumah kos,” jelasnya.

Dari pengembangan kasus, TA mengaku memperoleh narkotika tersebut dari seorang pria berinisial I.
Polisi masih melakukan pengejaran terhadap I yang diduga sebagai pemasok narkotika kepada TA.
Rafli menegaskan, pihaknya akan terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap jaringan di atasnya.

“Kami tidak akan berhenti sampai di TA saja. Pemasok narkoba kini sedang kami kejar. Kami pastikan tidak akan ada ruang sekecil apa pun bagi pelaku narkoba di wilayah hukum Polrestabes Medan,” pungkasnya.

Ketiga orang yang diamankan beserta barang bukti kini menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami peran masing-masing dalam dugaan tindak pidana peredaran narkotika tersebut. (Endan)

DANSAT BRIMOB POLDA SUMSEL BERSAMA DANPAS 1 KORPS BRIMOB POLRI IKUTI ZOOM MEETING COMMANDER WISH

0

DANSAT BRIMOB POLDA SUMSEL BERSAMA DANPAS 1 KORPS BRIMOB POLRI IKUTI ZOOM MEETING COMMANDER WISH

Palembang – Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes Pol. James P. Hutagaol, S.I.K., M.H., bersama Danpas 1 Korps Brimob Polri Brigjen Pol. Anang Sumpena, S.H., mengikuti kegiatan Zoom Meeting dengan topik Commander Wish Korps Brimob Polri yang dipimpin langsung oleh Dankor Brimob Polri.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Teratai Satbrimob Polda Sumsel dan diikuti oleh jajaran personel terkait secara daring. Zoom meeting ini menjadi salah satu sarana penyampaian arahan dan kebijakan pimpinan Korps Brimob Polri dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan, profesionalisme, serta pelaksanaan tugas personel di lapangan.

Dalam kegiatan tersebut, Dansat Brimob Polda Sumsel bersama Danpas 1 Korps Brimob Polri menyimak secara langsung arahan Dankor Brimob Polri terkait Commander Wish, sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas dan penguatan soliditas jajaran Korps Brimob Polri.

Kombes Pol. James P. Hutagaol menegaskan bahwa setiap arahan pimpinan merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas, khususnya dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengamanan kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh personel dapat memahami dan mengimplementasikan setiap arahan pimpinan dengan penuh tanggung jawab, sehingga pelaksanaan tugas di lapangan dapat berjalan secara profesional, humanis, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Dansat Brimob Polda Sumsel.

Kegiatan Zoom Meeting Commander Wish Korps Brimob Polri berlangsung dengan tertib dan lancar. Seluruh jajaran diharapkan dapat menindaklanjuti arahan pimpinan serta terus meningkatkan kedisiplinan, kesiapsiagaan, dan kemampuan dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan.

Melalui kegiatan ini, Satbrimob Polda Sumsel berkomitmen untuk terus memperkuat sinergitas dan soliditas internal guna mendukung pelaksanaan tugas Korps Brimob Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

(Yuli)

Personel Brimob Polda Sumsel Sigap Padamkan Kebakaran Lahan di Alang-Alang Lebar

0

Personel Brimob Polda Sumsel Sigap Padamkan Kebakaran Lahan di Alang-Alang Lebar

 

Palembang – Kebakaran lahan kembali terjadi di wilayah Kota Palembang, tepatnya di Jalan Sukarno-Hatta, Kampung Sukosari, Perumahan Permata 1, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar. Kota Palembang. Kebakaran yang melanda kawasan lahan tersebut sempat menimbulkan kepulan asap tebal yang mengganggu aktivitas warga sekitar.

 

Menanggapi kejadian ini, personel Batalyon A Pelopor Satuan Brigade Mobil (Sat Brimob) Polda Sumatera Selatan turun langsung ke lokasi untuk membantu proses pemadaman. Salah satu personel yang terlihat aktif di lapangan adalah Brigadir Polisi (Brigpol) Tri Yudiansyah.

 

Dengan sigap, Brigpol Tri Yudiansyah bersama rekan-rekannya bahu-membahu memadamkan api yang terus menjalar melahap lahan kosong di sekitar permukiman warga.

 

Kehadiran personel Brimob ini mendapat apresiasi dari warga setempat yang merasa terbantu dengan respons cepat aparat kepolisian. Kesigapan tersebut dinilai penting mengingat lokasi kebakaran berdekatan dengan area permukiman padat penduduk.

 

 

Aksi kepedulian dan kesigapan personel Sat Brimob Polda Sumsel ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam membantu masyarakat, tidak hanya dalam tugas keamanan, tetapi juga dalam penanganan bencana seperti kebakaran lahan.

 

(Yuli)

*KPK Masih Dalami Aliran Uang Korupsi ke Lisa Mariana*

0

*KPK Masih Dalami Aliran Uang Korupsi ke Lisa Mariana*

 

Jakarta-update87.com,Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mendalami aliran uang kasus dugaan korupsi dalam pengadaan iklan PT Bank BJB tahun anggaran 2021-2023 kepada selebgram Lisa Mariana.

 

 

“Ya, di antaranya kami juga mendalami terkait itu,” kata Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein di Gedung Merah Putih KPK, dikutip Selasa, 11 Agustus 2026.

 

 

Taufik menuturkan, penyidik KPK untuk sementara menduga Lisa Mariana menerima aliran uang kasus Bank BJB dari pihak yang menggunakan nama orang lain atau nomine.

 

 

“Jadi, itu sedang ditelusuri, apakah nomine ini ada kaitannya dengan pihak-pihak tertentu yang sekarang sedang didalami,” ungkap dia. Selain itu, dia mengatakan KPK tengah menelusuri aliran uang kasus tersebut kepada pihak-pihak di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

 

 

KPK sebelumnya mengumumkan penetapan lima tersangka kasus Bank BJB pada 13 Maret 2025. Mereka adalah Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi (YR), dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sekaligus Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan Bank BJB Widi Hartoto (WH). Selain itu, Pengendali Agensi Antedja Muliatama dan Cakrawala Kreasi Mandiri Ikin Asikin Dulmanan (IAD), Pengendali Agensi BSC Advertising dan Wahana Semesta Bandung Ekspress Suhendrik (SUH), serta Pengendali Agensi Cipta Karya Sukses Bersama dan Cipta Karya Mandiri Bersama Elang Sophan Jaya Kusuma (SJK). Penyidik KPK memperkirakan perkara dugaan korupsi yang melibatkan enam agensi periklanan tersebut menyebabkan kerugian negara sekitar Rp223 miliar. Dalam rangkaian penyidikan, KPK pada 10 Maret 2025 menggeledah rumah mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan menyita sejumlah barang, termasuk sepeda motor dan mobil.

 

 

Ridwan Kamil kemudian memenuhi panggilan KPK sebagai saksi dalam perkara tersebut pada 2 Desember 2025. Pada 10 Agustus 2026, KPK menahan Widi, Ikin, Suhendrik, dan Sophan. Sementara Yuddy belum ditahan karena sedang sakit.

 

Redaksi

PERSONEL SATBRIMOB POLDA SUMSEL BANTU ANTAR WARGA YANG TERJATUH KE RS HERMINA PALEMBANG

0

PERSONEL SATBRIMOB POLDA SUMSEL BANTU ANTAR WARGA YANG TERJATUH KE RS HERMINA PALEMBANG

Palembang, 10 Agustus 2026 – Sebagai bentuk kepedulian dan pelayanan kepada masyarakat, personel Satuan Brimob Polda Sumsel membantu mengantarkan seorang warga yang mengalami kecelakaan terjatuh di depan Mako Satbrimob Polda Sumsel menuju Rumah Sakit Hermina Palembang untuk mendapatkan penanganan medis.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (10/8/2026) sekitar pukul 21.45 WIB hingga selesai. Warga yang mengalami kejadian tersebut diketahui bernama Pandu Risky Pratama (26 tahun), warga Jalan Mayor Salim Batubara, Lorong Blimbing 2, RT 32/RW 11, Kota Palembang.

Setelah mendapatkan pertolongan awal, personel Satbrimob Polda Sumsel segera membantu membawa korban menuju IGD Rumah Sakit Hermina Palembang guna memperoleh pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut dari tenaga medis.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban mengalami fraktur sinistra atau patah tulang pada tangan kiri. Setibanya di rumah sakit, korban telah berada di ruang IGD untuk mendapatkan perawatan dan selanjutnya didampingi oleh orang tuanya.

Kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan pertolongan kepada warga yang membutuhkan bantuan. Personel Satbrimob Polda Sumsel tidak hanya melaksanakan tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga senantiasa mengedepankan sikap humanis serta kepedulian sosial.

Melalui tindakan cepat dan responsif tersebut, Satbrimob Polda Sumsel menunjukkan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta memastikan warga yang mengalami musibah mendapatkan pertolongan dan akses terhadap pelayanan kesehatan.

“Brimob hadir untuk memberikan rasa aman, perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.”

(Yuli)

Masyarakat Kabupaten Kendal sangat senang dengan adanya Demo peternak Ayam

0

*Masyarakat Kabupaten Kendal sangat senang dengan adanya Demo peternak Ayam*

Update 87.com

Kendal, – suasana di alun-alun kabupaten Kendal mulai pagi.hari sudah di padati masyarakat, untuk menyambut Demo Simpatik pembagian Ribuan Ayam yang akan di lepas oleh peternak ayam sebagai wujud keprihatinan peternak terhadap kebijakan yang sangat tidak bijak ungkap salah satu.peserta Demo simpatik tersebut.

*Demo simpatik yang di tunggu masyarakat Kendal*

Aksi Demo simpatik yang diikuti oleh Ratusan peternak Ayam petelur di mulai pada hari Senin, 10/08/2026 sekitar jam 10.00 Wib, sangat ditunggu tunggu masyarakat Kendal karena akan membagikan ribuan Ayam gratis

“*Saya sudah datang dari jam 07.30 pagi, bersama dengan keluarga untuk menyaksikan Demo yang akan bagi bagi Ayam, walaupun saya nunggu cukup lama, namun saya puas pulang bisa bawa 6 ekor Ayam*,” Ungkap pak Achmad dan istrinya

“*coba kalau demonya seperti ini saya pasti akan datang di alun alun Kendal, saya bangga dengan para peternak yang telah membagi bagikan ayam nya, coba kalau pejabat mau seperti ini betapa makmurnya Rakyat Kendal, jangan tho kami di gencet pajak terus, jangan tho kami di gunakan sebagai boneka 5 tahunan, tapi hargai kami sebagai warga Kendal*,” Lanjut nya seperti seorang politikus saja, dan mengatakan saya jangan di foto lho mas wartawan pintanya

Lain halnya dengan ibu siti warga Cepiring Kendal dengan malu malu dan dengan nafas tersengal sengal membawa 5 ekor Ayam “*saya seneng sekali dengan Demo ini bisa dapatkan 5 ekor ayam, walau harus berebut untuk dapatkan Ayam, kapan ya ada lagi*,” Ungkap ibu Siti

*Jalan Pantura Macet*

Aksi demo simpatik tersebut memblokir dan membikin macet arus lalulintas sepanjang jalan Pantura dari arah semarang ke jakarta atau sebaliknya ungkap koordinator Aksi Demo simpatik tersebut.

“*Dalam demo simpatik kali ini di ikuti oleh.sekitar 1.247 orang peternak dan simpatisan dan menggunakan sekitar 147 Armada, dan melepas Ayam sekitar 15 ribu ekor ayam di alun-alun Kendal ungkap Subakir seorang koordinator aksi demo simpatik.

Saya selaku maupun selaku koordinator aksi meminta maaf kepada.semua fihak dengan adanya demo ini membuat arus lalu lintas macet ungkapan tulus dari Subakir

*Kecewa dan menjerit nya peternak ayam*

“*Demo kali ini tidak hanya menuntut mahal nya harga pakan ayam yang begitu mencekik peternak namun juga menuntut dihapusnya monopoli berdikari*,” Jelas Subakir

Sang koordinator Aksi juga menyampaikan, selama ini SPPG atau dapur MBG di Kendal tidak pernah mengambil pasokan telur dari peternak lokal dengan harga sesuai kesepakatan Rp.27 ribu per kilo gramnya.
Dan selama ini pula pihak SPPG membeli telur di peternak lokal dengan harga Rp.19 ribu hingga Rp.20 ribu per kilogram nya ini Khan sangat menyakitkan dengan nada tingginya, padahal harga kesepakatan Rp.27 ribu.

Sang koordinator Bapak Subakir menganggap seluruh SPPG telah menipu peternak ayam karena selama ini justru SPPG telah merusak harga telur di tingkat peternak.

“*SPPG itu semuanya penipu, mereka tidak mau menolong kita para peternak, mereka justru merusak usaha kami*,” lanjut Subakir

Dalam Demo simpatik Senin,10/08/2026 kali ini menegaskan apabila tuntutan peternak ayam tidak di dengar dan tidak direspon, kami akan melakukan demo yang lebih besar lagi di istana negara pada tanggal 10/09/2026, jadi tolong di dengar keluhan kami Pak Prabowo dalam akhir orasi nya

*KPUS Jawa Tengah menyampaikan*

Kepala Koperasi Peternak Unggas Sejahtera ( KPUS) Bapak Suwardi mengatakan hari ini Senin,10/08/2026 ada 6 daerah meliputi, Temanggung, Wonosobo, Kendal, Batang, Pekalongan dan Magelang serentak melakukan Aksi Demo simpatik dengan mahalnya harga pakan Ayam dan anjloknya harga telur ayam.

“*Hari ini kami bukan Demo tapi menyampaikan pesan kepada pemerintah bahwa kondisi peternak saat ini sangat memprihatinkan dengan mahal nya harga pakan ayam*,” Jelas Suwardi

“*Ada 6 daerah yang melakukan aksi Demo, seperti Temanggung, Wonosobo, Kendal, Batang, Pekalongan dan Magelang, untuk Demo didepan kantor Gubernur Jawa Tengah terpaksa kami batalkan*,” ungkap nya

Kepala KPUS Jawa Tengah, menjelaskan selama ini peternak terus menanggung biaya pakan ayam yang terus melambung tinggi seluruh peternak terasa seperti tercekik, belum dengan terus turun nya harga telur yang seolah dipermainkan oleh oknum SPPG, dan para peternak di ambang kebangkrutan.

“*kondisi peternak ayam saat ini boleh dibilang sangat memprihatinkan dan di ambang kebangkrutan karena harga pakan ayam yang mahal di tambah kagi harga telur yang anjlok*,” Ungkapnya

“*Kami sangat berharap Pak Prabowo mau mendengar pesan kami, jeritan hati kami para peternak ayam dan tuntutan kami agar harga pakan ayam bisa diturunkan, karena 70℅ biaya telur adalah pakan*,” Pungkas Pak ketua KPUS

Secara terpisah salah satu peternak dari Margosari Limbangan Kendal mengatakan kalau kondisi terus seperti ini dan pemerintah tidak mengambil langkah langkah nyata sama saja akan mencekik para peternak Ayam.

“*Kami terus masih bertahan dengan kondisi seperti ini, semoga pemerintah mengambil langkah langkah nyata menurunkan harga pakan Ayam, dan terus memantau dan memberikan peringatan pada SPPG nakal, dan kalau ini terus di biarkan sama saja akan mencekik semua peternak Ayam*,” Ungkap joko panggilan akrabnya

Aksi Demo simpatik berakhir pada jam 12.00 Wib dan seluruh peserta Demo bubar secara teratur dan arus lalulintas di Pantura Kendal berjalan dengan lancar kembali.

( Adi – Nur & Tim update 87 jateng)

sekabet girişSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel GirişPinbahisSekabetSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel Giriş