28.8 C
Jakarta
Tuesday, June 23, 2026
Home Blog

*Latihan Intensif Personel Polri Sambut Hari Bhayangkara ke-80 di Bandara Internasional Kertajati*

0

*Latihan Intensif Personel Polri Sambut Hari Bhayangkara ke-80 di Bandara Internasional Kertajati*

 

 

 

Dalam rangka mempersiapkan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar latihan intensif yang melibatkan seluruh personel Polri yang akan bertugas pada puncak perayaan. Kegiatan yang telah dimulai sejak Minggu lalu ini berlangsung hingga 25 Juni 2026 di Bandara Internasional Kertajati, Jawa Barat. Senin (22/6/2026).

 

Sejak pukul 07.00 WIB, dilaksanakan pendampingan terhadap Tim Penerjun Polri dalam latihan terjun di Bandara Internasional Kertajati. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian latihan untuk memastikan kesiapan personel maupun perlengkapan sebelum pelaksanaan tugas pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

 

Latihan difokuskan pada peningkatan kesiapan personel melalui berbagai skenario operasi udara dengan menggunakan pesawat Polisi Udara jenis CN-295.

 

Dalam pelaksanaannya, personel menjalani latihan pada berbagai variasi ketinggian, mulai dari 5.000 hingga mencapai 14.000 kaki. Variasi ketinggian tersebut bertujuan mengasah kemampuan teknis, kesiapan fisik, serta meningkatkan profesionalisme personel dalam menghadapi berbagai kondisi operasi.

 

Latihan ini menjadi bagian penting dari rangkaian persiapan menjelang puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 guna memastikan seluruh unsur yang terlibat mampu melaksanakan tugas secara optimal, aman, dan sesuai dengan standar operasional yang telah ditetapkan.

 

Kegiatan tersebut turut ditinjau oleh Teknisi KBRN Utama Tk. I Korbrimob Irjen Pol. Almas Widodo Kolopaking, dan Irjen Pol. Rudy Harianto, serta Plt. Dansatlat Brimob Korbrimob Brigjen Pol. Deonijiu De Fatima.

 

Kehadiran para pimpinan menjadi bentuk dukungan dan motivasi bagi seluruh personel agar senantiasa mengedepankan disiplin, keselamatan, dan profesionalisme selama pelaksanaan latihan maupun saat bertugas dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

 

Latihan terjun tersebut melibatkan sebanyak 118 personel dari berbagai satuan jajaran Polri yang akan bertugas dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

 

Seluruh rangkaian latihan dilaksanakan dengan pengawasan ketat serta mengedepankan prosedur keselamatan penerbangan dan penerjunan sesuai standar operasional yang berlaku.

 

Melalui latihan yang terencana dan berkelanjutan ini Polri berharap seluruh personel memiliki kesiapan maksimal dalam mendukung suksesnya rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80, sekaligus menunjukkan kemampuan dan dedikasi terbaik dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

 

Diharapkan seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar sebagai wujud profesionalisme serta pengabdian Polri kepada bangsa dan negara.

 

 

 

(Yuli)

DANSAT BRIMOB POLDA SUMSEL PIMPIN KEBERANGKATAN PERSONEL TIM KARATE POLDA SUMSEL DAN BRIMOB SUMSEL MENUJU KEJUARAAN KAPOLRI CUP 2026

0

DANSAT BRIMOB POLDA SUMSEL PIMPIN KEBERANGKATAN PERSONEL TIM KARATE POLDA SUMSEL DAN BRIMOB SUMSEL MENUJU KEJUARAAN KAPOLRI CUP 2026

 

 

 

Palembang – Komandan Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. Susnadi, S.I.K., memimpin langsung kegiatan pelepasan personel Tim Karate Polda Sumsel dan Satbrimob Polda Sumsel yang akan berlaga pada Kejuaraan Kapolri Cup 2026.

Kegiatan pelepasan tersebut dilaksanakan di Mako Satbrimob Polda Sumsel dan dihadiri oleh para pejabat utama serta personel yang memberikan dukungan dan semangat kepada para atlet. Dalam arahannya, Kombes Pol. Susnadi, S.I.K. menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan semangat juang selama mengikuti kejuaraan, serta menjaga nama baik Polda Sumatera Selatan di tingkat nasional.

Beliau juga menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam Kejuaraan Kapolri Cup merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam membina sumber daya manusia yang profesional, sehat, dan berprestasi melalui olahraga bela diri karate. Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan ini juga menjadi sarana mempererat soliditas serta meningkatkan kemampuan personel.

“Kepada seluruh atlet, bertandinglah dengan penuh semangat, percaya diri, dan tetap junjung tinggi sportivitas. Tampilkan kemampuan terbaik, raih prestasi yang membanggakan, serta harumkan nama Polda Sumsel dan Satbrimob Polda Sumsel,” pesan Dansat Brimob.

Dengan doa dan dukungan seluruh keluarga besar Polda Sumsel, diharapkan Tim Karate Polda Sumsel dan Brimob Sumsel mampu meraih hasil terbaik serta mengukir prestasi pada Kejuaraan Kapolri Cup 2026, sekaligus membawa kebanggaan bagi institusi Polri.

 

 

(Yuli)

Sidang Dugaan Suap Ijon Proyek Pemkab Bekasi, Kuasa Hukum Sebut Uang Pinjaman, Jaksa Tegaskan Berasal dari Keuntungan Proyek

0

Sidang Dugaan Suap Ijon Proyek Pemkab Bekasi, Kuasa Hukum Sebut Uang Pinjaman, Jaksa Tegaskan Berasal dari Keuntungan Proyek

 

BANDUNG – Sidang lanjutan perkara dugaan suap dan pengaturan proyek atau yang dikenal sebagai kasus “ijon proyek” di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi kembali digelar di Pengadilan Negeri Bandung, Senin (22/6/2026) pagi.

 

Dalam persidangan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan tujuh orang saksi untuk memberikan keterangan terkait aliran uang yang dipersoalkan serta dugaan adanya pengaturan proyek di lingkungan Pemkab Bekasi.

 

Kuasa hukum Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang, Dr. I Wayan Suka Wirawan, SH, MH, menilai keterangan para saksi justru menguatkan dalil pihaknya bahwa uang yang dipermasalahkan merupakan pinjaman dan bukan suap ataupun gratifikasi.

 

“Terkait saksi, semuanya tadi membenarkan bahwa selama ini uang yang dipersoalkan merupakan pinjaman yang tidak ada hubungannya dengan proyek-proyek yang dimenangkan Sarjan. Hasil persidangan hari ini sudah sangat jelas,” kata Wayan usai sidang.

 

Menurutnya, tema persidangan hari ini berfokus pada dua hal utama, yakni status hukum uang yang dipersoalkan oleh JPU dan dugaan adanya pengaturan proyek yang dikaitkan dengan Ade Kuswara Kunang.

 

Ia menjelaskan, para saksi, mulai dari Sarjan, Riki Yuda Bahtiar, dan Sugiharto, telah mengakui bahwa uang tersebut merupakan pinjaman serta didukung oleh alat bukti tertulis yang sah seperti kuitansi.

 

“Sudah tidak terbantahkan bahwa uang itu adalah pinjaman. Status hukum uang itu yang penting, karena dari sanalah nantinya dapat ditarik konstruksi hukum apakah peristiwa tersebut masuk kategori suap atau gratifikasi. Sekali lagi, status uang itu adalah pinjaman,” ujarnya.

 

Selain itu, Wayan juga menyoroti keterangan Reza, ajudan Bupati Bekasi nonaktif, yang dihadirkan untuk mengklarifikasi dugaan adanya perintah dari Ade Kuswara Kunang terkait pengaturan proyek dan penentuan pemenang tender.

 

Menurut Wayan, Reza dalam kesaksiannya menegaskan tidak pernah ada perintah dari Ade untuk menemui kepala dinas maupun mengarahkan pihak tertentu agar memenangkan perusahaan tertentu dalam proses tender.

 

“Tadi Reza juga sudah memberikan kesaksian bahwa tidak pernah ada perintah dari Pak Bupati untuk menemui kadis-kadis, memerintahkan melalui yang bersangkutan untuk memenangkan pemenang tender tertentu,” katanya.

 

Terkait daftar atau list proyek yang selama ini disebut-sebut dalam perkara tersebut, Wayan mengatakan pihaknya sempat meminta jaksa menunjukkan dokumen asli. Namun, menurut dia, dokumen yang dimaksud tidak dapat ditunjukkan dalam persidangan.

 

Ia menegaskan, berdasarkan keterangan Reza, daftar tersebut bukan berisi nama-nama calon pemenang tender, melainkan aspirasi masyarakat yang diusulkan agar mendapatkan prioritas dalam penganggaran daerah.

 

“Tidak ada yang namanya list itu berhubungan dengan pemenang tender, apalagi perintah dari Pak Bupati. List itu murni merupakan aspirasi warga yang kemudian direkomendasikan agar mendapatkan prioritas untuk dianggarkan,” tutup Wayan.

 

“Isu hukum utama kasus ini adalah status hukum uang yang dipersoalkan, bukan soal aliran atau sumber uang itu sendiri, yang dalam kasus ini juga tidak terbukti tidak sah itu”.

 

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum, Ade Azharie, memberikan penilaian berbeda terhadap kesaksian yang disampaikan Sarjan.

 

Menurut jaksa, keterangan tersebut memperjelas sumber dana yang diserahkan kepada Ade Kuswara Kunang.

 

“Kalau ada uang atau keuntungan dari proyek diserahkan, kejelasan dari Sarjan seperti itu. Artinya, uang yang diberikan Sarjan kepada Ade Kuswara Kunang adalah uang hasil dari keuntungan-keuntungan proyek yang diperoleh dari ujarnya.

 

Sidang perkara dugaan suap dan pengaturan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi akan kembali dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi lainnya guna mengungkap fakta-fakta hukum dalam perkara tersebut.

 

 

 

(Yuli)

**PERSONEL DETASEMEN GEGANA SATBRIMOB POLDA SUMSEL LAKSANAKAN PATROLI OPS SENPI MUSI 2026 DI PELABUHAN DERMAGA 16 ILIR**

0

**PERSONEL DETASEMEN GEGANA SATBRIMOB POLDA SUMSEL LAKSANAKAN PATROLI OPS SENPI MUSI 2026 DI PELABUHAN DERMAGA 16 ILIR**

 

Palembang – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Senpi Musi 2026 serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, Personel Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan patroli dan pemantauan di kawasan Pelabuhan Dermaga 16 Ilir, Jalan Ryacudu, Kota Palembang, pada Minggu (21/06/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan sebanyak 10 personel Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sumsel yang dipimpin oleh IPDA Bakriadi selaku Dantim Ops Senpi Musi 2026. Sebelum pelaksanaan patroli, seluruh personel mengikuti apel kesiapan yang dilaksanakan di Mapolda Sumsel. Apel dipimpin langsung oleh Kasubdit IV Kamneg Ditintelkam Polda Sumsel AKBP Alex Ramdan, S.E., yang memberikan arahan terkait pelaksanaan tugas di lapangan serta pentingnya menjaga profesionalisme dan kewaspadaan selama kegiatan berlangsung.

Usai pelaksanaan apel, personel bergerak menuju Pelabuhan Dermaga 16 Ilir di Jalan Ryacudu untuk melaksanakan patroli dan monitoring situasi kamtibmas. Kegiatan patroli difokuskan pada area yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan, peredaran senjata api ilegal, serta berbagai tindak kriminalitas yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Selama kegiatan berlangsung, personel juga melakukan pemantauan terhadap aktivitas masyarakat dan pengguna jasa pelabuhan serta memberikan imbauan kamtibmas agar masyarakat turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.

Dengan dilaksanakannya patroli Ops Senpi Musi 2026 ini, diharapkan situasi keamanan di wilayah Pelabuhan Dermaga 16 Ilir dan sekitarnya tetap aman, tertib, dan kondusif, serta mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut.

 

(Yuli)

 

 

Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

0

Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

 

Cilacap, update87.com

 

Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, mengapresiasi transformasi kawasan Pemasyarakatan Nusakambangan yang kini berkembang menjadi sentra ketahanan pangan sekaligus pusat pembinaan kemandirian Warga Binaan.

 

Apresiasi tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke Nusakambangan, Sabtu (20/6), didampingi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas), Agus Andrianto.

 

Dalam kunjungan tersebut, Titiek meninjau sejumlah program unggulan, mulai dari Workshop Fly Ash Bottom Ash (FABA), pertanian dan peternakan, produksi pupuk organik, Balai Latihan Kerja Konveksi, pengolahan sampah, budidaya perikanan, tambak udang vaname, hingga budidaya sidat.

 

“Atas nama Komisi IV, saya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pak Menteri dan jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Mudah-mudahan usaha ini bisa ditiru dan diduplikasi di tempat-tempat lain,” harapnya.

 

Menurutnya, Nusakambangan yang selama ini dikenal sebagai kawasan Pemasyarakatan berisiko tinggi telah bertransformasi menjadi kawasan produktif yang mampu menghasilkan berbagai komoditas pangan dan produk bermanfaat bagi masyarakat.

 

“Nusakambangan yang kita dengar selalu seram, bayangannya Alcatraz. Ternyata setelah ke sini, sangat ramah dan bisa menghasilkan begitu banyak produk bermanfaat untuk kita semuanya,” puji Titiek.

 

Sementara itu, Menimipas menyampaikan berbagai masukan dan arahan dari Komisi IV DPR RI akan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat program yang telah berjalan.

 

Ia menjelaskan jajaran Pemasyarakatan terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan idle di seluruh Lapas dan Rutan sebagai dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

 

“Tadi kami juga mohon beberapa evaluasi dan arahan, serta akan kami tindak lanjuti, termasuk upaya-upaya perbaikan dari apa yang sudah kita kerjakan. Kami sudah laporkan kepada beliau bahwa seluruh Lapas dan Rrutan memanfaatkan lahan idle yang ada untuk dioptimalkan dalam membangun program ketahanan pangan, terutama untuk memenuhi kebutuhan dari dalam,” terang Agus.

 

Saat ini, Nusakambangan telah memanfaatkan sekitar 135 hektare lahan produktif dan melibatkan ratusan Warga Binaan dalam berbagai sektor usaha, mulai dari pertanian, peternakan, perikanan, konveksi, pengolahan sampah, hingga budidaya udang dan sidat.

 

Transformasi tersebut menjadi wujud komitmen Pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus menyiapkan Warga Binaan agar siap kembali dan berkontribusi positif di tengah masyarakat. (endan)

Animo Masyarakat Padati Meja Registrasi Khitan Ceria Bersama Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1

0

‎Animo Masyarakat Padati Meja Registrasi Khitan Ceria Bersama Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1

 

 

Jakarta – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah VIII Jakarta 1 menyelenggarakan kegiatan Khitan Massal Gratis bagi 130 anak sebagai bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat yang dilaksanakan diKantor Wilayah VIII Jakarta 1, Minggu (21/6).

 

Kegiatan ini menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pegadaian yang berfokus pada peningkatan kualitas kesehatan serta kesejahteraan masyarakat.

 

Acara dihadiri oleh Direktur Jaringan dan Operasi PT Pegadaian (Persero) Eka Pebriansyah, Pemimpin Wilayah VIII Jakarta 1 Dede Kurniawan, jajaran manajemen Pegadaian, tim dokter yang dipimpin oleh Dr. Yogama, serta menghadirkan Ustadz Dr. (H.C.) M. Subki Al-Bughury, S.Sos.I., M.Ag yang memberikan tausiah dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

 

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pemeriksaan kesehatan, pembukaan acara, doa bersama, sambutan, prosesi pemotongan tumpeng, serta penyerahan sertifikat dan merchandise secara simbolis kepada peserta khitan. Setelah seremoni, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan khitan massal yang ditangani oleh tim dokter profesional dengan mengedepankan aspek keamanan, kenyamanan, dan pelayanan kesehatan yang optimal bagi seluruh peserta.

 

Tidak hanya menghadirkan layanan khitan massal, Pegadaian juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat dan Pensiunan Pegadaian serta menghadirkan bazar UMKM yang menampilkan beragam produk makanan dan minuman sebagai upaya mendukung pelaku usaha mikro sekaligus memberikan nilai tambah bagi para pengunjung.

 

Sebagai bagian dari peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah, kegiatan juga diisi dengan tausiah oleh Ustadz Dr (H.C.) M. Subki Al-Bughury, doa bersama, serta pemberian santunan kepada 30 anak yatim dari Yayasan Pondok Yatim Dhuafa sebagai bentuk kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama.

 

Program Khitan Massal Gratis ini merupakan salah satu wujud nyata komitmen Pegadaian dalam menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat melalui berbagai program sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung. Selain membantu meringankan beban keluarga, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Pegadaian dan masyarakat melalui pelayanan yang humanis dan penuh kepedulian.

 

Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, Pegadaian terus memperkuat perannya sebagai perusahaan jasa keuangan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga aktif berkontribusi dalam pembangunan sosial dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Sejalan dengan semangat “MengEMASkan Indonesia”, Pegadaian berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat nyata, mendorong inklusi sosial, serta menciptakan nilai bersama bagi masyarakat dan lingkungan.

 

“Ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan Pegadaian di bawah koordinasi divisi TSD di Pegadaian, dan kita ambil di bulan Juni berketepatan liburan anak sekolah, agar proses penyembuhan bisa cepat dan ketika masuk sekolah proses penyembuhannya sudah selesai.” ujar Eka Pebriansyah.

 

Eka Pebriansyah menerangkan bahwa Output acara khitanan masal ini buat Pegadaian, yang pertama yaitu, Pegadaian ini sudah ada sejak 125 tahun, jadi Pegadaian ini sebuah BUMN yang mana dituntut bukan hanya mencari keuntungan. Jadi ada memang sebagian yang kita kembalikan kepada masyarakat luas dalam bentuk kegiatan sosial.

 

“Ada satu lagi hal yang baik disini yaitu ada pendampingan, jadi ada group WA yang isinya ada dokter juga, jadi nanti pra dan pasca kegiatan khitan bisa konsultasi dan bisa juga japri dengan dokter nya. Jadi bukan hanya proses kemudian dilepas tapi betul-betul dikawal sampai benar-benar sembuh. Dan semoga semuanya berjalan lancar.” Pungkas Eka.

 

 

(Yuli)

Kuasa Hukum Desak Kepastian Hukum, Kasus Dugaan Pengeroyokan Mad Isa Naik Penyidikan dan Diharapkan Segera Tetapkan Tersangka

0

Kuasa Hukum Desak Kepastian Hukum, Kasus Dugaan Pengeroyokan Mad Isa Naik Penyidikan dan Diharapkan Segera Tetapkan Tersangka

 

Lampung Selatan, 20 Juni 2026 – Kuasa hukum Mad Isa (47) mendesak adanya kepastian hukum dalam perkara dugaan tindak pidana kekerasan secara bersama-sama terhadap orang yang dilaporkan sejak 17 Januari 2026. Setelah menunggu selama hampir lima bulan, perkara tersebut akhirnya resmi ditingkatkan ke tahap penyidikan.

 

Kuasa hukum korban, Arya Setiawan, S.H., menyampaikan apresiasi atas langkah penyidik yang telah meningkatkan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan. Namun demikian, pihaknya berharap proses hukum dapat segera berlanjut dengan penetapan tersangka terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.

 

“Alhamdulillah, perkara ini telah ditingkatkan ke tahap penyidikan. Kami mengapresiasi langkah penyidik dalam menindaklanjuti laporan yang telah kami sampaikan,” ujar Arya Setiawan, S.H.

 

Menurut Arya, seluruh alat bukti yang diperlukan untuk membuat terang perkara telah diserahkan kepada penyidik. Bukti-bukti tersebut meliputi rekaman CCTV yang memperlihatkan secara jelas kronologi kejadian dan identitas para terduga pelaku, hasil Visum et Repertum yang mengonfirmasi adanya luka akibat kekerasan fisik, serta dokumentasi medis dari rumah sakit saat korban menjalani perawatan.

 

“Bukti-bukti yang telah diserahkan sudah lebih dari cukup untuk mengungkap perkara ini. Kami berharap pihak Kepolisian Sektor Katibung, khususnya Polres Lampung Selatan, dapat segera menetapkan para terduga pelaku sebagai tersangka apabila seluruh unsur hukum telah terpenuhi,” tegasnya.

 

Arya menjelaskan bahwa berdasarkan ketentuan KUHAP, penetapan tersangka dapat dilakukan apabila penyidik telah memperoleh alat bukti yang cukup. Menurut penilaian pihaknya, alat bukti yang telah dikumpulkan dan diserahkan kepada penyidik telah lebih dari cukup untuk membuat terang tindak pidana yang diduga melanggar ketentuan mengenai kekerasan secara bersama-sama terhadap orang sebagaimana diatur dalam Pasal 262 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

 

Pihak kuasa hukum juga menilai bahwa korban telah cukup lama menunggu keadilan. Oleh karena itu, mereka berharap proses penyidikan dapat berjalan secara profesional, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak yang berkepentingan.

 

Selain itu, kuasa hukum meminta penyidik untuk terus memberikan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) secara akuntabel sehingga korban dan keluarga dapat mengetahui perkembangan penanganan perkara tersebut.

 

“Kami akan terus mengawal kasus ini hingga ada kepastian hukum bagi korban. Jika diperlukan, kami juga akan menempuh mekanisme pengawasan internal yang tersedia untuk memastikan proses penegakan hukum berjalan profesional dan sesuai ketentuan,” tutup Arya.

 

Dengan telah ditingkatkannya perkara ke tahap penyidikan, keluarga korban berharap aparat penegak hukum dapat segera menuntaskan proses hukum dan memberikan kepastian hukum yang selama ini dinantikan.

 

YUSRON

Bhakti Kesehatan Operasi Bibir Sumbing dan Palato Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026, Kabid Kesjas dan Karumkit Tinjau Langsung Pelaksanaan Operasi*

0

*Bhakti Kesehatan Operasi Bibir Sumbing dan Palato Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026, Kabid Kesjas dan Karumkit Tinjau Langsung Pelaksanaan Operasi*

 

 

 

 

 

Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026, Rumah Sakit Bhayangkara Brimob menyelenggarakan Bhakti Kesehatan Operasi Bibir Sumbing dan Palato yang berlangsung di RS Bhayangkara Brimob, Jalan Komjen Pol. M. Jasin, Kelapa Dua, Pasir Gunung Selatan, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat, Jumat (19/6/2026).

 

Kegiatan ini diikuti oleh 20 pasien yang telah melalui proses seleksi dan pemeriksaan kesehatan, serta dihadiri oleh para pejabat, tenaga kesehatan, peserta operasi beserta keluarga, dan tamu undangan.

 

Dalam pelaksanaannya, Kepala Bidang Kesehatan dan Jasmani (Kabid Kesjas) Korbrimob Polri, Kombes Pol. Bambang Wiji Asmoro, bersama Karumkit Bhayangkara Brimob AKBP Arinando Pratama, MARS meninjau secara langsung ruang operasi dan ruang tunggu pasien untuk memastikan seluruh rangkaian pelayanan kesehatan berjalan dengan baik. Peninjauan tersebut sekaligus menjadi bentuk perhatian terhadap kesiapan tenaga medis, fasilitas pelayanan, serta memberikan semangat kepada keluarga pasien yang sedang menunggu proses operasi.

 

Salah seorang keluarga pasien mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan bhakti kesehatan ini. Menurutnya, pelayanan yang diberikan oleh Rumah Sakit Bhayangkara Brimob sangat ramah, profesional, dan membuat keluarga merasa tenang sejak proses pendaftaran hingga pelaksanaan operasi. Ia berharap proses pemulihan anggota keluarganya berjalan lancar sehingga dapat tumbuh lebih sehat, percaya diri, serta beraktivitas seperti anak-anak lainnya. Keluarga pasien juga menyampaikan apresiasi kepada Korps Brimob Polri beserta seluruh tenaga medis yang telah memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh pelayanan operasi secara optimal.

 

Rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar, dimulai dari registrasi peserta, pemeriksaan kesehatan, persiapan tindakan operasi, pelaksanaan operasi oleh tim dokter spesialis, hingga pemantauan kondisi pasien pascaoperasi.

 

Bhakti Kesehatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, khususnya bagi penderita bibir sumbing dan palato. Diharapkan melalui kegiatan sosial ini para pasien memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kualitas hidup, rasa percaya diri, serta masa depan yang lebih baik.

 

Pelaksanaan operasi melibatkan tim dokter spesialis bedah plsatik, dokter anestesi, perawat serta tenaga kesehatan Rumah Sakit Bhayangkara Brimob yang berpengalaman dalam penanganan kasus bibir sumbing dan palato.

 

Kegiatan Bhakti Kesehatan Operasi Bibir Sumbing dan Palato ini menjadi salah satu wujud nyata pengabdian Polri kepada masyarakat dalam rangka Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026, dengan semangat Polri Presisi yang terus hadir memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

 

(Yuli)

Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya diwujudkan melalui pengabdian dalam menjaga keamanan, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan yang menyentuh hati.

0

Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya diwujudkan melalui pengabdian dalam menjaga keamanan, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan yang menyentuh hati.

 

Depok – Senyum tulus dan tatapan penuh harapan terpancar dari wajah anak-anak disabilitas di YPLB Nusantara, Beji, Depok. Di balik segala keterbatasan yang mereka miliki, tersimpan semangat besar untuk terus belajar, berkarya, dan meraih cita-cita. Momen penuh kehangatan tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang diwujudkan melalui kegiatan Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial oleh Bidang Kesehatan dan Jasmani (Bidkesjas) Korps Brimob Polri.

 

Mengusung semangat pengabdian dan kepedulian kepada sesama, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga dalam memberikan perhatian dan dukungan kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan, termasuk anak-anak penyandang disabilitas.

 

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Kesehatan dan Jasmani Korbrimob Polri, Kombes Pol. dr. Bambang Wiji Asmoro, M.Han., didampingi Karumkit Bhayangkara Brimob, AKBP dr. Arinando Pratama, Sp.An-TI., MARS. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh para pengurus, guru, orang tua, serta siswa-siswi YPLB Nusantara yang tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan.

 

Seluruh penyandang disabilitas yang berada di YPLB Nusantara mendapatkan pelayanan kesehatan gratis yang meliputi pemeriksaan tanda-tanda vital, pemeriksaan kesehatan gigi, konsultasi medis, serta pemberian obat-obatan dan vitamin. Selain itu, Bidkesjas Korbrimob Polri juga menyerahkan bantuan paket sembako sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada anak-anak disabilitas beserta keluarga besar YPLB Nusantara.

 

Namun, lebih dari sekadar pelayanan kesehatan dan bantuan sosial, kegiatan ini menghadirkan kebahagiaan, perhatian, dan harapan bagi mereka yang sering kali harus berjuang lebih keras dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

 

Suasana semakin mengharukan ketika para siswa YPLB Nusantara menampilkan berbagai pertunjukan seni dan kreativitas di hadapan para tamu undangan. Dengan penuh percaya diri, mereka menyanyi, memainkan alat musik, serta memperlihatkan berbagai kemampuan yang dimiliki. Setiap penampilan seakan menyampaikan pesan kuat bahwa keterbatasan fisik bukanlah batas untuk bermimpi, berkarya, dan berprestasi.

 

Tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin menggema memenuhi ruangan. Bukan sekadar bentuk apresiasi atas penampilan yang memukau, tetapi juga penghormatan atas semangat juang luar biasa yang ditunjukkan oleh anak-anak tersebut. Mereka membuktikan bahwa setiap manusia memiliki potensi yang dapat berkembang ketika diberikan kesempatan, dukungan, dan kasih sayang.

 

Dalam sambutannya, Kombes Pol. dr. Bambang Wiji Asmoro, M.Han. menegaskan bahwa momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi pengingat bagi seluruh insan Polri untuk terus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

“Momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi pengingat bagi kami untuk terus mengabdi kepada masyarakat. Melalui pelayanan kesehatan dan bakti sosial ini, kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita penyandang disabilitas juga memperoleh perhatian, pelayanan, dan kesempatan yang sama untuk hidup sehat serta terus mengembangkan potensi yang dimiliki,” ujarnya.

 

Menurutnya, setiap anak memiliki hak yang sama untuk tumbuh, berkembang, dan meraih masa depan yang lebih baik. Oleh karena itu, dukungan dari seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan agar anak-anak disabilitas dapat terus percaya diri dan mengoptimalkan kemampuan yang mereka miliki.

 

Sementara itu, Kepala YPLB Nusantara, Sarjono, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian yang diberikan oleh Bidkesjas Korbrimob Polri kepada para siswa dan keluarga besar sekolah.

 

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bidkesjas Korbrimob Polri atas perhatian dan kepedulian kepada anak-anak disabilitas di YPLB Nusantara. Bantuan pemeriksaan kesehatan dan paket sembako ini sangat berarti bagi kami. Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian memberikan semangat, motivasi, dan kebahagiaan bagi anak-anak kami untuk terus berkarya dan meraih cita-cita,” ungkapnya.

 

Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut menjadi gambaran nyata bahwa semangat Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya diwujudkan melalui pengabdian dalam menjaga keamanan, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan yang menyentuh hati. Senyum bahagia yang terpancar dari wajah anak-anak disabilitas sepanjang kegiatan menjadi hadiah paling berharga bagi seluruh peserta yang hadir.

 

Melalui kegiatan ini, Bidkesjas Korbrimob Polri kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan Polri yang Presisi, humanis, peduli, dan dekat dengan masyarakat. Karena sesungguhnya, setiap anak berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk tumbuh dan meraih masa depan yang gemilang. Keterbatasan bukanlah penghalang untuk mencapai kesuksesan, melainkan tantangan yang dapat ditaklukkan dengan semangat, dukungan, dan harapan yang tidak pernah padam.

 

Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Polri untuk Masyarakat.

 

(Yuli)

Operasi Senyap di Sunggal, Polisi Ringkus Terduga Bandar dengan Barang Bukti Fantastis

0

Operasi Senyap di Sunggal, Polisi Ringkus Terduga Bandar dengan Barang Bukti Fantastis

 

Medan, Update87.com

 

Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan kembali mengungkap kasus peredaran narkotika dengan menangkap seorang pria berinisial DH (48) di kawasan Desa Muliorejo, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, pada akhir Mei 2026.

Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti berupa 10.447 butir pil ekstasi, 828 unit vape yang diduga mengandung narkotika, serta uang tunai sebesar Rp246 juta yang diduga berasal dari hasil transaksi narkoba.

Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, Rafli Yusuf Nugraha, mengatakan tersangka merupakan residivis kasus narkoba yang telah beberapa kali menjalani hukuman penjara. Dalam menjalankan aktivitasnya, tersangka disebut kerap berpindah-pindah tempat tinggal untuk menghindari pantauan aparat penegak hukum.

“Dalam satu bulan saja, pelaku empat kali berpindah tempat tinggal. Yang bersangkutan selalu mengontrak rumah di kawasan pemukiman padat penduduk,” ujar Rafli kepada wartawan, Selasa (16/6/2026).

Menurut Rafli, saat dilakukan penangkapan, tersangka berupaya bersembunyi di balik sebuah mobil yang terparkir di dalam rumah.

Tersangka juga sempat tidak kooperatif terkait lokasi penyimpanan barang bukti. Namun setelah dilakukan penggeledahan, petugas menemukan narkotika yang disimpan di dalam kardus dan koper di salah satu ruangan rumah tersebut.

Polisi menduga barang haram tersebut berasal dari jaringan peredaran narkotika internasional. Saat ini penyidik masih melakukan pengembangan untuk mengungkap pihak lain yang terlibat dalam jaringan tersebut.

“Narkotika tersebut diduga dipasok dari Malaysia dan kami masih melakukan pengejaran terhadap jaringan lainnya. Kami tidak akan berhenti pada pelaku yang telah ditangkap karena diduga kuat yang bersangkutan berperan sebagai bandar,” kata Rafli.

Selain barang bukti narkotika dan uang tunai, petugas turut menyita tiga unit mobil mewah serta beberapa sepeda motor yang diduga diperoleh dari hasil tindak pidana narkotika.

Polrestabes Medan juga tengah mendalami kemungkinan penerapan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terhadap tersangka. Penyidik akan melakukan penelusuran aset guna mengungkap dugaan aliran dana hasil kejahatan narkotika.

“Kami tidak hanya fokus pada pengungkapan tindak pidana narkotika, tetapi juga menelusuri aset-aset yang diduga berasal dari hasil kejahatan. Upaya tracing asset akan terus dilakukan sebagai bagian dari pemberantasan jaringan narkoba,” tegas Rafli.

Saat ini tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Satresnarkoba Polrestabes Medan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.(endan)

sekabet girişSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel GirişPinbahisSekabetSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel Giriş